Stres Berat, Pria 34 Tahun Ini Suka Masturbasi dan Kencingi Sepatu Wanita

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 03 November 2019 | 19:45 WIB
Stres Berat, Pria 34 Tahun Ini Suka Masturbasi dan Kencingi Sepatu Wanita
Ilustrasi masturbasi. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria 34 tahun asal Singapura didenda sebesar SGD 5.000 atau setara dengan Rp 50 juta akibat masturbasi sembarangan untuk menghilangkan stresnya.Pria bernama Low Yan Long itu didakwa atas tuduhan melakukan tindakan cabul di depan umum.

Awalnya, Yan Long diketahui berkeliling apartemen di Toa Payoh dan Ang Mo Kio untuk mencari sepatu wanita. Setelah itu, ia melakukan masturbasi dan mengencingi sepatu-sepatu wanita untuk menghilangkan stresnya.

Yan Long merasa terangsang secara seksual setiap kali melihat dan mencium sepatu perempuan. Hal itu karena ia membayangkan seorang perempuan cantik yang mengenakan sepatu tersebut.

Seorang dokter dari Institut Kesehatan mental, dilansir dari todayonline.com, pun mengatakan bahwa tindakan Yan Long bukan merupakan bentuk gangguan mental atau sakit jiwa. Menurutnya, perilaku Yan Long menggambarkan tindakan menyimpang secara seksual dan kesulitan mengatasi stresnya.

Setelah diselidiki, ternyata Yan Long adalah seorang pekerja paruh waktu di sebuah perusahaan peti mati dan restoran cepat saji. Ia merasa tertekan oleh pekerjaannya dan masalah keluarga di rumah.

Ilustrasi pria masturbasi (shutterstock)
Ilustrasi pria masturbasi (shutterstock)

Hal itulah yang membuatnya stres berat sehingga tidak bisa mengendalikannya. Akibatnya, ia meluapkan stres dengan masturbasi dan mengencingi sepatu perempuan.

Pertama kali Yan Long melakukan perbuatannya yang melanggar hukum ini adalah awal Januari 2019. Saat itu, Yan Long berjalan mencari sepasang sepatu perempuan.

Setelah menemukannya, Yan Long langsung membuat resleting celananya untuk melakukan masturbasi sampai ejakulasi dan mengeluarkan spermanya di sepatu perempuan tersebut. Selesai masturbasi, ia akan mengembalikan sepatu perempuan itu di tempat semula.

Sampai akhirnya sebuah kamera CCTV pun menangkap perbuatan Yan Long yang suka masturbasi dan mengencingi sepatu perempuan di apartemen.

Lelaki membawa sepatu wanita. (Shutterstock)

Salah satu suami dari perempuan pemilik sepatu pun melaporkan tindakan Yan Long ke polisi dan memilih membuang sepatu pasangannya. Yan Long sendiri sempat ditangkap tapi lalu dibebaskan dengan jaminan.

Sayangnya, Yang Long kembali melakukan perbuatannya di pertengahan tahun 2019 dan tertangkap oleh kamera CCTV. Yan Long kembali ditangkap polisi. Kali ini, dia mendapat denda berat karena dianggap sudah melakukan tindakan cabul di tempat umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Premenstrual Dysphoric Disorder, Gangguan yang Lebih Parah dari PMS

Kenali Premenstrual Dysphoric Disorder, Gangguan yang Lebih Parah dari PMS

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 14:22 WIB

Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental, Kenali Pemicunya

Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental, Kenali Pemicunya

Health | Jum'at, 01 November 2019 | 11:39 WIB

Stres Menjadi Pemicu Timbulnya Jerawat, Begini Kata Dokter Kecantikan

Stres Menjadi Pemicu Timbulnya Jerawat, Begini Kata Dokter Kecantikan

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 16:15 WIB

Kisah Model Berjuang Melawan Jerawat, Sudah Habiskan Rp210 Juta!

Kisah Model Berjuang Melawan Jerawat, Sudah Habiskan Rp210 Juta!

Lifestyle | Minggu, 27 Oktober 2019 | 10:35 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB