Array

Marah Karena Anak Tak Bisa Matematika, Ibu Ini Terkena Serangan Jantung

Senin, 04 November 2019 | 20:16 WIB
Marah Karena Anak Tak Bisa Matematika, Ibu Ini Terkena Serangan Jantung
Ilustrasi orang tua marah (Shutterstock)

Suara.com - Masing-masing orangtua tentu memiliki cara untuk mendisiplinkan anak-anak mereka. Entah dengan mengawasi mereka belajar, atau memberi hadiah ketika sang anak berhasil melakukan suatu hal membanggakan.

Seorang ibu 36 tahun dari Hubei, China, sangat marah ketika putranya tidak dapat memahami PR-nya hingga nyaris terkena serangan jantung.

Melansir Sin Chew Daily via World of Buzz, sang ibu, yang bermarga Wang, ternyata selalu terlibat dalam kemajuan akademis sang anak yang masih duduk di kelas tiga.

Bahkan Wang akan selalu mengajari putranya mengerjakan PR setiap malam.

Hingga suatu malam Wang merasa sangat sedih karena putranya tidak dapat memecahkan masalah matematika yang diberikan gurunya.

"Aku mencoba menjelaskannya berkali-kali. Tapi dia masih belum bisa menjawab dengan benar. Aku mulai marah dan aku merasa ingin 'meledak-ledak'. Tiba-tiba aku merasa bingung dan kehabisan napas. Aku segera memanggil suamiku dan memintanya untuk membawaku ke rumah sakit," kata Wang.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Dokter mengatakan Wang mengalami infark miokard (serangan jantung) karena alasan emosional. Dia melanjutkan, jika Wang terlambat untuk dirawat, dapat mengakibatkan kematian.

"Ini cenderung terjadi pada orangtua yang lebih muda. Jika itu bukan karena pola makan yang tidak seimbang, maka itu disebabkan emosi psikologis. Sebagian besar yang memiliki masalah ini adalah ibu-ibu muda," tutur sang dokter.

Berdasarkan China Press, Wang dilaporkan sering kehilangan kesabaran dalam menghadapi anak-anaknya karena masalah akademis.

Baca Juga: Teknik Pernapasan Simple Ini dapat Selamatkan Nyawa Saat Serangan Jantung!

Oleh karena itu, seorang psikolog menyarankan orangtua untuk mempraktikkan keseimbangan emosional ketika mengajarkan tugas sekolah kepada anak-anak mereka.

Mendisiplinkan anak-anak dengan cara mencampurkan emosional justru akan membuat mereka tertekan.

Hingga saat ini Wang masih dalam perawatan rumah sakit. Selain gejala dada sesak dan sulit bernapas, dokter juga mengatakan penderita serangan jantung biasanya mengalami mual, muntah, pusing dan irama jantungnya tidak normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI