Boleh Dicoba, Usir Racun Akibat Polusi Udara dengan Brokoli

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 06 November 2019 | 10:55 WIB
Boleh Dicoba, Usir Racun Akibat Polusi Udara dengan Brokoli
Ilustrasi brokoli. (Shutterstock)

Suara.com - Masalah polusi dan pencemaran udara tengah melanda Jakarta dan sejumlah kota lainnya di Indonesia. Akibatnya, kualitas udara memburuk, dan hal ini dikaitkan dengan beberapa risiko kesehatan akut dan kronis.

Lantas apa yang harus dilakukan untuk melindungi tubuh, khususnya paru-paru saat kualitas udara memburuk dan berpotensi meracuni tubuh? Selain langkah-langkah seperti meminimalkan penggunaan mobil, naik transportasi umum, menghindari pembakaran sampah, hingga menanam lebih banyak pohon, asupan nutrisi yang tepat juga penting diperhatikan.

Makanan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru karena akan fokus membersihkan sistem pernapasan Anda, yang secara alami dan aktif melawan polutan yang mematikan.

Dilansir Times of India, salah satu caranya adalah dengan memasukkan sayuran dan buah-buahan yang kaya antioksidan yang bisa menekan efek radikal bebas dari udara beracun dan membuat tubuh lebih siap untuk melawan polusi yang buruk. Salah satu sayuran yang bisa memberikan efek tersebut adalah brokoli.

Bagaimana brokoli bisa membantu?
Brokoli adalah sayuran yang mengandung banyak nutrisi baik penangkal radikal bebas. Sayuran hijau ini mengandung banyak serat yang mengatur pencernaan dan secara aktif melawan racun yang mengendap di rongga paru-paru. Brokoli juga diyakini dapat membantu membersihkan sistem pencernaan, menghilangkan racun yang mungkin diserap tubuh dari udara, tanah, hingga makanan yang buruk.

Dari segi nutrisi, brokoli memasok antioksidan yang baik, vitamin A, beta-karoten, B kompleks, asam folat, serta aneka mineral yang membantu melawan peradangan, risiko kesehatan kronis, dan juga memperkuat membran sel. Nutrisi ini juga berfungsi menjaga kadar gula darah, mengurangi kemungkinan penyakit degeneratif, jenis kanker tertentu, dan mengoptimalkan kesehatan usus Anda.

Namun, apa yang menjadikan brokoli layak disebut sebagai makanan antipolusi adalah karena kemampuannya menekan polutan tertentu. Hal ini didukung hasil sebuah penelitian yang dilakukan di Tiongkok, yang menemukan bahwa brokoli sangat membantu dalam memerangi dan menghilangkan racun dari polutan udara.

Ketika Anda makan brokoli, phytochemical yang ada di dalamnya, yang disebut glucoraphanin, memulai reaksi kimia yang menempel pada senyawa benzene yang berbahaya, memecahnya dan memaksa tubuh untuk mengeluarkannya lebih cepat, sebelum ia melakukan kerusakan lebih jauh.

Mekanisme yang sama juga terbukti membantu membuang racun yang terkait dengan polusi dan asap rokok. Oleh karena itu, mulai sekarang, Anda bisa melakukan detoksifikasi tubuh dengan mengonsumsi sayuran berbunga ini. Anda juga bisa mengolahnya menjadi minuma segar, seperti smoothies atau jus brokoli.

baca juga

Responden yang mengikuti penelitian minum teh pekat yang dibuat dengan serat brokoli, dan mereka mengeluarkan 61 persen lebih banyak benzena dan 23 persen lebih banyak acrolein yang bisa mengiritasi paru-paru, dibandingkan dengan kelompok yang minum plasebo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Polusi dan Pencemaran Udara Dapat Memicu Depresi

Studi: Polusi dan Pencemaran Udara Dapat Memicu Depresi

Health | Selasa, 05 November 2019 | 11:24 WIB

Ini Risiko Bila Hidupkan AC Saat Suhu Kabin Mobil Masih Panas

Ini Risiko Bila Hidupkan AC Saat Suhu Kabin Mobil Masih Panas

Otomotif | Jum'at, 01 November 2019 | 11:05 WIB

Lima Daerah di Jakarta dengan Kualitas Udara Terburuk Pagi Ini

Lima Daerah di Jakarta dengan Kualitas Udara Terburuk Pagi Ini

Tekno | Kamis, 24 Oktober 2019 | 07:32 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×