Potongan Kertas Masuk ke Mata, Gadis 7 Tahun Alami Kebutaan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 12 November 2019 | 14:38 WIB
Potongan Kertas Masuk ke Mata, Gadis 7 Tahun Alami Kebutaan
Ilustrasi anak mengalami kebutaan (shutterstock)

Suara.com - Tindakan bully di sekolah bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Seperti kasus yang dialami seorang gadis 7 tahun asal China yang mengalami kebutaan setelah mengalami bully dan dikerjai oleh teman-temannya di sekolah.

Gadis yang tidak disebutkan identitasnya ini diintimidasi oleh 3 anak laki-laki yang memasukkan potongan kertas ke dalam matanya. Kasus bullying yang dialami gadis 7 tahun ini terhitung paling ekstrem di sekolah.

Melansir dari World of Buzz, tindakan bullying ini dilakukan dengan cara dua anak laki-laki memegang tangan dan kaki anak perempuan tersebut. Sementara satu orang lagi merobek kertas yang merupakan tugas rumah milik anak perempuannya tersebut.

Setelah merobeknya, anak laki-laki tersebut langsung mendorong atau memasukkan serpihan kertas yang di robek ke mata gadis 7 tahun itu.

Ilustrasi mata. (Pixabay)
Ilustrasi mata. (Pixabay)

Sepulang sekolah, ibu dari gadis 7 tahun itu memperhatikan bahwa ada potongan-potongan kertas kecil di mata anaknya. Saat itulah sang ibu baru mengetahui bahwa anaknya sering diganggu oleh teman-temannya di sekolah.

Akhirnya, sang ibu membawa anaknya ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi mata anaknya yang kemasukan serpihan kertas. Dokter yang menangani anaknya pun terkejut karena belum pernah menemui kasus seperti ini.

Dokter mengatakan bahwa ada lebih dari selusin potongan kertas kecil di dalam mata gadis 7 tahun tersebut. Ternyata, anak tersebut sering mengalami kejadian serupa hampir setiap hari.

anak sedih
anak sedih

Sayangnya, orangtua baru mengetahui ada serpihan kertas di mata anaknya setelah beberapa kali anaknya mengalami kejadian tersebut. Sehingga serpihan kertas itu telah menumpuk sangat banyak di matanya.

Akibatnya, gadis itu mulai mengalami masalah penglihatan. Bahkan sekarang anak tersebut tidak bisa melihat sempurna seperti sebelumnya karena serpihan kertas yang menumpuk.

baca juga

Tentu bukan hal mudah bagi kedua orangtuanya melihat kondisi penglihatannya yang memburuk. Tetapi, pihak sekolah justru tidak bisa mengambil tindakan tegas atas perbuatan murid-muridnya.

Kepala sekolah justru mengatakan bahwa tiga anak laki-laki yang melakukan tindakan tersebut tidak bermaksud mencederai, melainkan hanya untuk bersenang-senang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Bullying Gara-gara Warna Kulit, Asmara Abigail Sempat Tak Punya Teman

Alami Bullying Gara-gara Warna Kulit, Asmara Abigail Sempat Tak Punya Teman

Lifestyle | Selasa, 12 November 2019 | 11:33 WIB

Nekat Tato Mata Jadi Biru, Wanita ini Alami Kebutaan Total

Nekat Tato Mata Jadi Biru, Wanita ini Alami Kebutaan Total

Health | Selasa, 05 November 2019 | 12:51 WIB

Begini Cara Arie Kriting Hadapi Bullying di Sosial Media

Begini Cara Arie Kriting Hadapi Bullying di Sosial Media

Video | Minggu, 03 November 2019 | 15:24 WIB

Terkini

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Apindo Singgung RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Ancam Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

6 Zodiak yang Bakal Kaya Raya di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Tema Hari Kesaktian Pancasila 2026, Lengkap dengan Pedoman Peringatannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:35 WIB

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah dan Makna Hari Kesaktian Pancasila

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:25 WIB

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

7 Sepatu Lari Ortuseight Terbaru Murah dan Empuk

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

×