Perempuan Suka Pakai Pakaian Pasangan, Ini Dia 5 Manfaat Psikologisnya

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati
Perempuan Suka Pakai Pakaian Pasangan, Ini Dia 5 Manfaat Psikologisnya
Aroma tubuh pasangan menempel di bajunya. (Shutterstock)

Kebiasaan mengambil dan menggunakan pakaian dari lemari si dia, ternyata memiliki banyak manfaat psikologis yang tidak kita sadari lho.

Suara.com - Perempuan Suka Pakai Pakaian Pasangan, Ini Dia 5 Manfaat Psikologisnya

Banyak perempuan memilih menggunakan pakaian pasangan mereka dengan alasan kenyamanan. Jika Anda salah satunya, ada kabar baik yang harus Anda ketahui.

Kebiasaan mengambil dan menggunakan pakaian dari lemari si dia, ternyata memiliki banyak manfaat psikologis yang tidak kita sadari lho. Salah satunya adalah mengurangi stres pada diri Anda.

Ya, hal inilah yang diungkap oleh sebuah penelitian baru-baru ini.

Nah, ingin tahu apalagi manfaatnya? berikut daftar dan penjelasannya, seperti yang dilansir Times of India.

1. Mengurangi kesepian dan kecemasan

Jika Anda sering merasa cemas dan kesepian, Anda dapat mencoba mengenakan pakaian pasangan Anda. Menurut para peneliti di University of British Columbia, mengenakan apa pun yang memiliki aroma pasangan bisa membantu mengurangi stres, kesepian, dan kecemasan.

2. Studi tentang aroma

Para peneliti memilih perempuam secara acak dan menugaskan mereka untuk mencium satu dari tiga aroma, yakni aroma orang asing, pasangan mereka, atau aroma netral.

Aroma tubuh pasangan. (Shutterstock)
Aroma tubuh pasangan. (Shutterstock)

Sebelum memberi para perempuan pakaian pasangan mereka, para lelaki diminta untuk mengenakan pakaian yang sama selama 24 jam sehingga mereka meninggalkan jejak aroma mereka yang kuat.

3. Tingkat stres yang tercatat lebih rendah

Setelah mencium pakaian-pakaian tersebut, para partisipan diminta menjalani wawancara kerja pura-pura dan mengerjakan tugas matematika. Ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat stres peserta.

Ketika para peneliti mencatat tingkat stres dan kortisol para partisipan, yang menarik, perempuan yang diberi pakaian dengan aroma pasangan mereka menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah. Sedangkan, perempuan yang mencium pakaian yang dikenakan oleh orang asing secara acak lebih merasa stres daripada yang lain.

4. Selain aroma pasangan, perempuan suka tidur di tempat pasangannya

"Banyak orang mengenakan pakaian pasangan mereka atau tidur di tempat pasangannya ketika pasangannya pergi, tetapi mungkin tidak menyadari mengapa mereka terlibat dalam perilaku ini," kata pemimpin penulis studi, Marlise Hofer dalam sebuah pernyataan.

Ilustrasi pasangan gemuk bahagia. (Shutterstock)
Ilustrasi pasangan bahagia. (Shutterstock)

Temuan ini, kata dia menunjukkan bahwa aroma pasangan sendiri, bahkan tanpa kehadiran fisik mereka, dapat menjadi alat yang ampuh untuk membantu mengurangi stres. Studi ini dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.

5. Ini akan membantu orang mengatasi situasi sulit

Menurut para peneliti, temuan ini dapat sangat membantu mengatasi situasi sulit yang membuat stres pada banyak orang.

"Dengan globalisasi, orang semakin bepergian untuk bekerja dan pindah ke kota-kota baru. Penelitian kami menunjukkan bahwa sesuatu yang sederhana seperti mengambil pakaian yang dikenakan oleh orang yang Anda cintai dapat membantu menurunkan tingkat stres ketika Anda jauh dari rumah," kata penulis studi senior, Frances Chen.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS