Ini yang Terjadi pada Tubuh di 20 Menit Pertama Berhenti Merokok

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 17 November 2019 | 15:51 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh di 20 Menit Pertama Berhenti Merokok
Ilustrasi lelaki merokok (Shutterstock)

Suara.com - Anda pasti sudah mengetahui kalau perokok aktif lebih berisiko terserang sejumlah penyakit, seperti kanker paru-paru. Tetapi, bukan berati berhenti merokok tidak akan mengubah tingkat risiko.

Menurut NHS dilansir dari Daily Star, berhenti merokok dapat mengurangi risiko kanker paru-paru sampai setengahnya.

Selain itu, berhenti merokok juga meningkatkan kebugaran umum, pernapasan dan tingkat kesuburan. Bahkan penampilan gigi dan kulit Anda akan lebih baik setelah berhenti merokok.

Jadi, berhenti merokok bisa memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan Anda. Tetapi, pastinya Anda akan melalui masa sulit sebelum tubuh sepenuhnya membaik.

Awalnya, tubuh akan merespons secara instan dengan detak jantung yang kembali normal setelah 20 menit ketika Anda memutuskan berhenti merokok.

Setelah 8 jam, kadar nikotin dan karbon monoksida dalam darah Anda akan berkurang lebih dari setengah. Lalu kadar oksigen dalam darah juga kembali normal setelah berhenti merokok.

Ilustrasi rokok (shutterstock)
Ilustrasi rokok (shutterstock)

Hebatnya lagi, karbon monoksida dalam tubuh akan berkurang drastis setelah 48 jam. Pada titik inilah paru-paru akan membersihkan lendir dan mengisap puing-puing dari tubuh.

Beberapa orang mungkin juga akan mengalami peningkatan kemampuan dalam merasakan dan mencium sesuatu. Karena tidak ada lagi nikotin yang tersisa di dalam tubuh.

Selang 72 jam, pernapasan Anda akan lebih mudah, saluran bronkial akan rileks dan Anda merasa lebih energik. Kemudian 12 minggu setelah berhenti merokok, sirkulasi darah dan oksigen dalam tubuh Anda akan meningkat.

Anda baru bisa merasakan peningkatan fungsi paru-paru hingga 10 persen setelah 3 hingga 9 bulan berhenti merokok. Anda juga akan lebih jarang batuk dan mengi.

Jika Anda berhasil berhenti merokok selama 1 tahun, risiko penyakit jantung akan menurun hingga setengahnya. Tetapi, risiko kanker paru-paru baru akan menurun setelah 10 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Banget, Jangan Sepelekan Penyakit Kanker Paru

Bahaya Banget, Jangan Sepelekan Penyakit Kanker Paru

Health | Sabtu, 16 November 2019 | 14:03 WIB

Mulai 1 Januari 2020, Merokok Sembarangan di Bandung Didenda Rp 50 Juta

Mulai 1 Januari 2020, Merokok Sembarangan di Bandung Didenda Rp 50 Juta

Jabar | Jum'at, 08 November 2019 | 13:23 WIB

Jaga Pita Suara, Vina Panduwinata Berhenti Merokok

Jaga Pita Suara, Vina Panduwinata Berhenti Merokok

Video | Kamis, 07 November 2019 | 11:30 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB