Belajar dari Cecep Reza, Ini Cara Jaga Kesehatan Jantung Penderita Diabetes

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 12:10 WIB
Belajar dari Cecep Reza, Ini Cara Jaga Kesehatan Jantung Penderita Diabetes
Cecep Reza (Instagram)

Suara.com - Kabar meninggalnya aktor Cecep Reza tengah menjadi perhatian publik. Tuti Herawati, mertua Cecep Reza, mengatakan menantunya meninggal dunia karena sakit jantung.

Selain itu, adik ipar Cecep Reza, Ritsu, mengatakan kalau pemain sinetron Bidadari ini juga menderita diabetes. Karena itu, dokter sempat meminta Cecep Reza menjalani diet karbo.

"Iya, ada jantung dan diabetes juga," kata Ritsu.

Penyebab meninggalnya Cecep Reza karena menderita diabetes dan penyakit jantung seharusnya menjadi pelajaran semua orang.

Orang dengan diabetes cenderung berisiko tinggi menderita penyakit jantung di usia muda. Menurut laporan tahun 2007 dalam Diabetes UK, risiko penyakit kardiovaskular pada orang diabetes 5 kali lebih besar terjadi pada pria paruh baya dan 8 kali lebih besar pada perempuan penderita diabetes.

Melansir dari webmd.com, penyebab paling umum penyakit jantung pada penderita diabetes adalah pengerasan pembuluh darah jantung atau aterosklerosis, yakni penumpukan kolesterol dalam pembuluh darah yang memasok oksigen dan nutrisi ke jantung.

Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).
Ilustrasi jantung manusia (Shutterstock).

Ketika plak kolesterol pecah, tubuh mencoba memperbaiki pecahnya plak dengan mengirimkan trombosit untuk menutupnya. Karena arteri kecil, trombosit dapat menghalangi aliran darah sehingga tidak mungkin mengirimkan oksigen dan menyebabkan serangan jantung.

Proses yang sama dapat terjadi di semua arteri dalam tubuh, mengakibatkan kurangnya darah ke otak, stroke atau kekurangan darah pada kaki, tangan dan menyebabkan penyakit pembuluh darah perifer.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Adapun cara terbaik untuk mencegah penyakit jantung pada penderita diabetes, antara lain:

  • Jaga gula darah tetap normal
  • Kontrol tekanan darah dengan obat-obatan, target untuk penderita diabetes di bawah 130/80
  • Kontrol kadar kolesterol
  • Menurunkan berat badan jika Anda mengalami obesitas
  • Olahraga secara teratur
  • Lakukan diet yang menyehatkan jantung
  • Berhenti merokok
  • Kurangi stres sehari-hari

Semoga bermanfaat!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cecep Reza Sempat Pasang Ring Jantung, Ini Manfaat dan Risiko Prosedurnya

Cecep Reza Sempat Pasang Ring Jantung, Ini Manfaat dan Risiko Prosedurnya

Health | Rabu, 20 November 2019 | 09:55 WIB

Cecep Reza Meninggal saat Tidur, Kenali Serangan Jantung Diam!

Cecep Reza Meninggal saat Tidur, Kenali Serangan Jantung Diam!

Health | Rabu, 20 November 2019 | 09:12 WIB

Jadi Penyebab Kematian Cecep Reza, Penyakit Jantung Punya 4 Kategori

Jadi Penyebab Kematian Cecep Reza, Penyakit Jantung Punya 4 Kategori

Health | Rabu, 20 November 2019 | 06:30 WIB

Kebiasaan Makan di Luar, Pria 33 Tahun Ini Terancam Alami Kebutaan

Kebiasaan Makan di Luar, Pria 33 Tahun Ini Terancam Alami Kebutaan

Health | Selasa, 19 November 2019 | 12:05 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB