Promosi Wisata Kesehatan, Menkes Terawan Bakal Jual Mak Erot dan Purwaceng?

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 20 November 2019 | 22:05 WIB
Promosi Wisata Kesehatan, Menkes Terawan Bakal Jual Mak Erot dan Purwaceng?
Purwaceng ingin dikembangkan sebagai wisata kesehatan asli RI. (Shutterstock)

Suara.com - Promosi Wisata Kesehatan, Menkes Terawan Bakal Jual Mak Erot dan Purwaceng?

Siap memajukan wisata kesehatan Indonesia, Kemenkes RI bekerjasama dengan Kemenparekraf RI. Sebagai pemangku program, Menkes Terawan Agus Putranto punya usulan unik dengan mengangkat kearifan budaya pijat hingga jamu lokal khas Indonesia.

Berkonsep Kebugaran dan Jamu, Menkes Terawan menyebut nama-nama jamu yang cukup familiar dan dekat dengan masyarakat, bahkan dari nama-namanya yang terbilang nyeleneh.

"Nah kalau wisata kebugaran dan jamu itulah yang harus kita masyarakatkan terus. Kita punya industri jamu yang hebat-hebat tapi nggak pernah kita munculkan. Banyak contohnya, Purwaceng mau apa mau Mak Erot," ujar Menkes Terawan di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019)

Mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto itu percaya, alih-alih mempromosikan beragam teknik medis yang banyak dilakukan negara lain, tapi dengan mengangkat kearifan budaya lokal dan memancing rasa keingintahuan turis mancanegara akan tertarik datang.

"Di situ kalau kita kemas dengan baik, wisatawan asing pasti datang. Kalau di luar pakai teknik medis, kita pakai cara yang lain," imbuhnya.

"Jadi harus selalu dibikin ide-ide yang segar, yang gampang memudahkan orang asing mau datang. Kasih hal yang menggelitik, keingintahuan yang besar. Itu yang sangat penting, dan kita yakin orang-orang indonesia punya ide cemerlang," lanjutnya.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto wacanakan kerokan sebagai wisata kesehatan RI. (Suara.com/Dini Afrianti)
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mewacanakan wisata kesehatan RI. (Suara.com/Dini Afrianti)

Tidak hanya jamu, budaya kerokan yang dilakukan masyarakat lokal saat badan sedang tidak enak menyerang, juga bisa dijual. Pemilik Terawan Theory itu mengumpamakan kerokan seperti tato sehat ala Indonesia.

"Bayangin kalau nyiapin 10 bed jadi 100 bed per menit berapa, kalau dia tiap kali kerok 20 menit kali dan jangan dilihat kecilnya suatu saat kalau kamu bikin usaha begitu saja itu bisa menarik ya. Sehingga namanya mungkin diganti pembuatan tato sehat," katanya

Wacana ini juga diamini Menparekraf Wishnutama, ia setuju segala promosi agar jadi menarik dan yang jadi nilai jual adalah unikannya, hal yang tidak ada di negara manapun. Meskipun sudah banyak dilakukan masyarakat, tapi bakal jadi hal baru bagi wisatawan mancanegara.

"Mungkin berkaitan dengan unik, experiencenya menjadi unik. Unik itu menjadi penting," sahut Wishnutama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Kesehatan: Kerokan Jadi Wisata Kesehatan, Fakta Kacamata Ion

5 Berita Kesehatan: Kerokan Jadi Wisata Kesehatan, Fakta Kacamata Ion

Health | Selasa, 19 November 2019 | 20:35 WIB

Pemerintah Kembangkan Wisata Kebugaran dan Jamu Asli Indonesia, Kayak Apa?

Pemerintah Kembangkan Wisata Kebugaran dan Jamu Asli Indonesia, Kayak Apa?

Health | Selasa, 19 November 2019 | 19:34 WIB

Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan

Promosi Wisata Kesehatan RI, Menkes Terawan: Kita Jual Kerokan

Health | Selasa, 19 November 2019 | 17:05 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB