Musim Hujan Kulit Jadi Sensitif, Ini 5 Langkah Merawatnya

Silfa Humairah Utami

Kamis, 28 November 2019 | 14:00 WIB
Musim Hujan Kulit Jadi Sensitif, Ini 5 Langkah Merawatnya
Ilustrasi kulit kering akibat musim hujan. [Shutterstock]

Suara.com - Musim Hujan Kulit Jadi Senstif, Ini 5 Langkah Merawatnya

Musim hujan dapat memnyebabkan kulit eksim jadi super sensitif. Paparan udara dingin dapat membuat gejala eksim lebih buruk. Oleh karena itu, Anda harus merawat kulit sebaik mungkin supaya gejala eksim tidak gampang kambuh. Simak perawatan kulit eksim saat udara dingin berikut ini.

Eksim adalah kondisi kulit yang menimbulkan ruam kering, bersisik, dan gatal yang sangat mengganggu. Selain itu, eksim juga bisa berupa benjolan kecil berisi air yang bisa pecah saat tergores. Pecahnya lentingan kulit eksim dapat membuat kulit keropeng dan berisiko terinfeksi.

Tahukah Anda jika paparan udara dingin dapat memperburuk eksim? Ya, selain udara yang terlalu panas, paparan udara dingin dan kering juga bisa membuat gejala eksim jadi semakin parah. Terutama jika Anda cenderung bekerja di ruangan ber-AC.

Hal ini terjadi karena udara dingin akan membuat kulit kehilangan air sehingga sel-sel kulit akan dehidrasi dan mengakibatkan kulit kering. Nah, kondisi kulit yang kering inilah yang bisa membuat eksim jadi semakin parah.

Jika Anda memiliki kondisi kulit ini, Anda harus ekstra berhati-hati selama musim hujan atau berada di ruangan ber-AC. Perawatan kulit eksim yang bisa Anda lakukan, antara lain dilansir Hello Sehat:

1. Gunakan humidifier

Ilustrasi bekerja/karier/kerja/karyawan. (Pexels/Energepic)
Ilustrasi bekerja/karier/kerja/karyawan. (Pexels/Energepic)

Udara dingin cenderung membuat udara lebih kering dan bisa membuat kulit jadi kering. Untuk menghindarinya, Anda bisa menggunakan humidifier di ruangan kerja atau kamar Anda supaya kelembapan udara tetap terjaga.

Untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur, Anda perlu membersihkan humidifier setiap tiga hari sekali, Pertimbangkan untuk menggunakan air suling atau air demineral, yaitu air yang tidak mengandung mineral.

2. Hindari mandi air panas

Mandi pakai shower. (Dok. Pixabay)
Mandi pakai shower. (Dok. Pixabay)

Udara dingin pasti membuat Anda ingin mandi air panas. Namun, bagi penderita eksim, berendam air panas saat musim hujan bisa memperparah gejalanya. Lebih baik mandi dengan air hangat suam-suam kuku. Selain itu, jangan juga mandi terlalu lama. Cukup 5-10 menit saja.

Kemudian, pilih sabun untuk kulit sensitif yang bebas pewangi, pengawet, dan pewarna. Gosok kulit Anda secara lembut merata dan bilas hingga bersih. Lalu tepuk-tepuk pelan kulit Anda dengan handuk agar kering. Jangan menggosok kulit karena bisa memicu rasa gatal di kulit.

3. Sering-sering pakai pelembap kulit

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Kulit eksim membuat Anda harus menjaga kelembapan kulit tetap optimal. Untuk itu, Anda harus sering-sering mengoleskan pelembap pada kulit Anda, baik itu setelah mandi, sebelum tidur, atau setelah mencuci tangan.

Pelembap untuk eksim tidak sama dengan pelembap yang dibuat untuk kulit normal. Umumnya pelembap eksim, mengandung hidrokortison, hidrokortison asestat, atau petroleum jelly. Anda harus konsultasi lebih dulu dengan dokter sebelum menggunakan pelembap ini.

4. Gunakan pakaian yang aman untuk kulit

Ilustrasi hujan duit. (Shutterstock)
Ilustrasi hujan. (Shutterstock)

Kulit eksim sangat peka karena penghalang yang melindungi kulit sudah rusak. Untuk itu, Anda perlu memerhatikan bahan-bahan tertentu pada pakaian yang bisa mengiritasi kulit.

Meski udaranya dingin, hindari pakaian yang berbahan wol atau nilon. Pilih pakaian berbahan katun yang tidak terlalu tebal (tidak menggunakan banyak lapisan). Ini mencegah kepanasan dan keringat yang bisa menyebabkan eksim kambuh.

5. Minum air putih

Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)
Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)

Cukup minum air putih bisa mencegah dehidrasi pada kulit Anda. Jadi, selalu pastikan Anda minum air cukup setiap hari. Selain air putih, Anda bisa menikmati teh, kopi, atau cokelat panas yang cocok diminum untuk menghangatkan badan saat udara dingin.

Kemudian, pertimbangkan juga mengonsumsi suplemen vitamin D. Kenapa? Menurut studi yang dilakukan oleh Massachucetts General Hospital, frekuensi kekambuhan dan keparahan gejala kulit eksim pada anak-anak di Mongolia terlihat berkurang drastis setelah mereka diminta minum suplemen vitamin D setiap hari selama musim dingin.

Ada baiknya sebelum Anda menggunakan suplemen ini, sebaiknya konsultasikan lebih dahulu pada dokter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Musim Hujan Tiba, Ini Penyakit yang Perlu Diwaspadai Menurut Kemenkes

Musim Hujan Tiba, Ini Penyakit yang Perlu Diwaspadai Menurut Kemenkes

Health | Rabu, 27 November 2019 | 18:54 WIB

6 Tips Menjaga Kelembapan Wajah di Musim Hujan, Perempuan Wajib Tahu!

6 Tips Menjaga Kelembapan Wajah di Musim Hujan, Perempuan Wajib Tahu!

Lifestyle | Rabu, 27 November 2019 | 13:57 WIB

Masa Peralihan Musim, Warga Kulon Progo Mulai Terjangkit Penyakit

Masa Peralihan Musim, Warga Kulon Progo Mulai Terjangkit Penyakit

Jogja | Selasa, 26 November 2019 | 19:03 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB