Patah Tulang Malah ke Tukang Urut, Apa Bahayanya?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 29 November 2019 | 07:50 WIB
Patah Tulang Malah ke Tukang Urut, Apa Bahayanya?
Cedera patah tulang ke urut bisa berbahaya? (Pixabay)

Suara.com - Patah Tulang Malah ke Tukang Urut, Apa Bahayanya?

Kaki merupakan bagian tubuh yang lebih sering terluka dibandingkan lengan. Cedera yang dialami biasanya otot tertarik, keseleo hingga patah tulang.

Tidak jarang saat masalah terjadi kita biasa pergi ke tukang urut dibanding ortopedi, padahal yang dialami patah tulang.

Doktes Spesialis Bedah Ortopedi, dr. Lingga Sintong, SpOT dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk menyarankan untuk tidak pergi ke tukang urut saat cedera, apalagi yang dialami patah tulang.

Patah tulang atau dislokasi adalah tulang yang keluar dari sendinya.

"Lebih tidak disarankan diurut saat cedera, istirahatkan aja. Dampaknya kalau diurut saat cedera bisa tambah cedera, dan pasti sakit banget, tambah bengkak," ujar dr. Lingga di RS Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (28/11/2019).

Istirahat yang dilakukan juga bukan berarti dibiarkan, karena penundaan maupun treatment yang salah bisa memperparah kondisi.

Apalagi cedera kaki di pergelangan kaki, bisa menghambat produktivitas, mengingat kaki adalah tumpuan beban tubuh, terlebih bagi para atlet yang biasanya mengandalkan semprotan.

"Ini semprotan mengurangi nyeri dan mengurangi peradangan, biasanya digunakan langkah pertama pada atlet yang memang ketika cedera harus melanjutkan permainan," jelas dr. Langga.

baca juga
Foto X-ray patah tulang kaki. (Shutterstock)
Foto X-ray patah tulang kaki. (Shutterstock)

"(Pakai semprotan) kulitnya ditipu sebenarnya, karena sensasi semprotan ini dingin. Walaupun idealnya, ketika cedera tidak melanjutkan permainan," sambungnya.

Perlu diingat, cedera pergelangan kaki bisa menyebabkan robeknya ligamen atau pengikat tulang sehingga bisa menyebabkan nyeri berkepanjangan di kemudian hari.

Pada beberapa kasus luka yang dibiarkan juga menyebabkan infeksi, dan parahnya bisa diamputasi. Jadi, penting untuk tahu langkah pertolongan pertama.

"Penanganan langkah pertama lainya itu metode RICE yang merupakan singkatan dari beberapa tahapan yaitu rest, ice, compression, dan elevation. Langkah selanjutnya adalah penegakan diagnosis, untuk mengetahui cedera apa saja yang dialami," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Jalani Operasi Bahu, Begini Kondisi Terkini Marc Marquez

Usai Jalani Operasi Bahu, Begini Kondisi Terkini Marc Marquez

Sport | Kamis, 28 November 2019 | 12:46 WIB

Tulang Leher WN Jepang Patah, Polisi: Sebelum Jatuh Korban Dikejar Orang

Tulang Leher WN Jepang Patah, Polisi: Sebelum Jatuh Korban Dikejar Orang

News | Selasa, 26 November 2019 | 11:25 WIB

Studi Baru, Kurang Tidur Bisa Picu Osteoporosis pada Wanita

Studi Baru, Kurang Tidur Bisa Picu Osteoporosis pada Wanita

Health | Kamis, 21 November 2019 | 18:45 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×