Studi Ungkap Dampak Mandi Air Es Setelah Olahraga, Adakah Manfaatnya?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2019 | 07:10 WIB
Studi Ungkap Dampak Mandi Air Es Setelah Olahraga, Adakah Manfaatnya?
Mandi air es bermanfaat untuk otot? (Shutterstock)

Suara.com - Studi Ungkap Dampak Mandi Air Es Setelah Olahraga, Adakah Manfaatnya?

Beberapa atlet kelas dunia seperti Andy Murray dan Jessica Ennis-Hill diketahui sering mandi air es setelah pertandingan dan latihan. Mandi air es selama ini dipercaya mempercepat proses regenerasi sel otot.

Namun penelitian terbaru yang diterbitkan di The Journal of Physiology mengatakan anggapan itu sudah terbantahkan secara ilmiah. Bahkan menurut penelitian tersebut, mandi air es justru mengurangi proses pembuatan protein yang bertugas memperbaiki otot.

Dalam penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Maastricht University ini, mandi air es diketahui tidak memberikan manfaat apapun dalam jangka panjang. Ide dasar mengompres air es pada otot untuk meredakan nyeri tidak teraplikasikan pada praktik mandi air es.

Meski begitu, mandi air es memang mampu meredakan bengkak yang terjadi pada otot. Penurunan temperatur yang terjadi secara cepat memperlambat aliran darah, membuat iritasi dan peradangan pada otot akibat olahraga menjadi lebih ringan.

Penelitian ini sendiri dilakukan dengan mengukur protein yang diketahui memiliki manfaat dalam proses pembentukan otot.

Cedera otot kaki. (shutterstock)
Cedera otot kaki. (shutterstock)

Para partisipan diminta melakukan olahraga dan aktivitas fisik berat sebanyak 7 ses selama 2 minggu. Setelah setiap sesi olahra berakhir, salah satu kakinya direndam di air es bersuhu 8 derajat celcius.

Hasil biopsi otot dan pemeriksaan protein menunjukkan proses regenerasi otot justru lebih lambat terjadi pada kaki yang direndam dengan air es.

"Semua orang yang berolahraga, baik itu di akhir pekan atau atlet elit, ingin mendapatkan hasil yang terbaik. Penelitian kami menemukan bahwa jika tujuan mandi air es adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan otot, lebih baik mereka memikirkannya kembali," tutur Cas Fuchs, salah satu peneliti dalam studi ini, dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (3/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Canggih, Alat Ini Diklaim Bisa Ciptakan Perut Sixpack dalam Waktu 30 Menit

Canggih, Alat Ini Diklaim Bisa Ciptakan Perut Sixpack dalam Waktu 30 Menit

Health | Jum'at, 22 November 2019 | 16:00 WIB

Suntik Otot Lengan agar Mirip Popeye, Pria Ini Justru Terancam Meninggal

Suntik Otot Lengan agar Mirip Popeye, Pria Ini Justru Terancam Meninggal

Health | Kamis, 21 November 2019 | 14:41 WIB

Bikin Melongo, Nenek Bertubuh Kekar Ini Curi Perhatian Warganet

Bikin Melongo, Nenek Bertubuh Kekar Ini Curi Perhatian Warganet

Lifestyle | Rabu, 20 November 2019 | 19:05 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB