Cerita Lelaki 64 Tahun Konsumsi Obat Sutent untuk Melawan Kanker Ginjal

Ade Indra Kusuma | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2019 | 11:00 WIB
Cerita Lelaki 64 Tahun Konsumsi Obat Sutent untuk Melawan Kanker Ginjal
Cerita Lelaki 64 Tahun Konsumsi Obat Sutent untuk Melawan Kanker Ginjal (Shutterstock)

Suara.com - Cerita Lelaki 64 Tahun Konsumsi Obat Sutent untuk Melawan Kanker Ginjal

Seorang lelaki bernama Shaun Tierney didiagnosis mengidap kanker ganas pada ginjalnya tahun 2007, dia merasa masa depannya berakhir.

Dua belas tahun kemudian, lelaki berusia 64 tahun itu ditemukan masih aktif menjalani kehidupan sehari-hari, dan bahkan ikut maraton untuk mendukung penelitian kanker, suatu hasil yang memungkinkan karena penelitian yang tahun ini dianugerahi penghargaan Nobel dalam bidang kedokteran.

Kasus Tierney itu merupakan sebuah gambaran yang menjelaskan bagaimana penelitian ilmiah yang tampaknya hanya dipahami oleh sedikit orang menunjukkan perubahan dari laboratorium menuju dunia nyata, yang menggambarkan suatu rangkaian upaya yang dapat menyelamatkan nyawa.

“Saya merasa tertarik,” ujar ahli onkologi, Toni Choueiri, yang menjadi dokter Tierney, di Dana-Farber Cancer Institute di Boston dan juga profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Harvard.

“Kita bukan sedang berupaya untuk menyembuhkan setiap orang. Tentu saja tidak. Tapi hal ini mencengangkan – mulai dari suatu penyakit yang tadinya dianggap sebagai hukuman mati,” kata Toni Choueiri, Dana-Farber Cancer Institute.

Warga Amerika, William Kaelin dan Gregg Semenza dan juga seorang warga Inggris, Peter Ratcliffe pada Oktober 2019 lalu mendapat penghargaan Nobel atas penelitian mereka tentang bagaimana sel-sel tubuh manusia mampu mendeteksi dan beradaptasi dengan oksigen.

Penelitian mereka dimulai pada awal 1990-an dan beberapa aplikasi terapi pertama dari penelitian itu muncul pada pertengahan tahun 2000-an.

Tierney, yang pernah menjadi seorang insinyur bidang desain, sedang menikmati kebersamaan dengan istrinya karena anak-anak mereka sudah hidup mandiri ketika ia didiagnosis menderita karsinoma sel ginjal stadium empat. Peluang hidupnya hanya tiga hingga lima persen.

“Saya sama sekali putus harapan,” seru Tierney kepada AFP, seperti mengutip VOAIndonesia

Tapi hal itu berubah saat Tierney mendapatkan "Sutent", salah satu golongan obat baru yang dikenal sebagai angiogenesis inhibitor yang dapat menghentikan pertumbuhan pembuluh darah baru yang memberi makan sel-sel kanker.

Perkembangan perawatan dapat memperpanjang hidup Tierney, hal ini merupakan suatu keberhasilan yang langsung dirasakan dari penelitian trio pemenang Nobel itu.

Kaelin yang bekerja di laboratorium Dana-Farber sekaligus mengajar di Universitas Harvard, pertama kali mempelajari pengindraan oksigen karena ia mengamati suatu kondisi langka turunan yang disebut penyakit Von Hippel-Lindau (VHL).

Penyakit itu mengakibatkan tumbuhnya tumor dari medium perantaranya, seperti kanker ginjal, yang memproduksi tanda bahaya berlebihan ketika terjadi kekurangan oksigen. Salah satunya dikenal sebagai VEGF (vascular endothelial growth factor) yang merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru yang menyebarkan kanker.

Sekarang Sutent merupakan salah satu dari beberapa inhibitor VEGF atau zat yang disetujui untuk mengobati kanker. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Dessert dan Bubble Tea Tiap Hari, Gadis Ini Meninggal Kena Kanker

Konsumsi Dessert dan Bubble Tea Tiap Hari, Gadis Ini Meninggal Kena Kanker

Health | Selasa, 06 Agustus 2019 | 14:25 WIB

Aktivis Perempuan Ini Terkena Kanker Ginjal Langka, Waspadai Gejalanya

Aktivis Perempuan Ini Terkena Kanker Ginjal Langka, Waspadai Gejalanya

Health | Rabu, 03 April 2019 | 15:32 WIB

Bertahan Hidup dengan 1 Ginjal karena Kanker, Ini yang Dilakukan Rifaldi

Bertahan Hidup dengan 1 Ginjal karena Kanker, Ini yang Dilakukan Rifaldi

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 16:30 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB