Tidak Hanya Ganja, Makanan Pedas Juga Dapat Membuat Anda Berhalusinasi

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 03 Desember 2019 | 19:12 WIB
Tidak Hanya Ganja, Makanan Pedas Juga Dapat Membuat Anda Berhalusinasi
Ilustrasi makanan pedas, burger, kepedasan, makanan panas. (Shutterstock)

Suara.com - Terkadang perasaan aneh akan muncul ketika Anda makan makanan pedas. Capsaicin, senyawa yang membuat cabai terasa pedas menyebabkan otak melepaskan zat kimia yang membuat beberapa penikmatnya merasa seperti berhalusinasi.

Sebuah majalah dan blog dari Northwestern University menjelaskan bahwa pedas sebenarnya bukanlah jenis rasa, melainkan sensasi yang disebabkan oleh capsaicinoids.

Dalam istilah yang sangat sederhana, senyawa-senyawa ini mengirim pesan ke otak Anda yang membuatnya berpikir itu adalah rasa sakit. Sebagai tanggapan, otak Anda melepaskan endorfin dan dopamin.

"Salah satu pesan yang dihasilkan oleh capsaicinoids adalah zat P, yang mentransmisikan sinyal nyeri. Otak merespons dengan melepaskan jenis neurotransmitter lain yang dikenal sebagai endorfin," tulis Helix.

ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]
ilustrasi menjilat jari setelah makan. makan pedas, makanan pedas [shutterstock]

Endorfin adalah cara alami tubuh untuk menghilangkan rasa sakit dengan menghalangi kemampuan saraf untuk mengirimkan sinyal rasa sakit. Selain itu, neurotransmitter dopamin, yang bertanggung jawab atas rasa penghargaan dan kesenangan, juga dilepaskan.

"Endorfin bekerja untuk menghalangi pedas. Tubuh memproduksi endorfin sebagai respons terhadap panas, yang dirasakan sebagai rasa sakit. Hasilnya kepala terasa berdenging yang kuat dan mati rasa," tutur Paul Bosland, salah seorang pendiri dan direktur Chile Pepper Institute, Universitas Negeri New Mexico.

Intinya, bagi sebagian orang yang mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah besar memicu rasa euforia yang mirip dengan sensasi berhalusinasi.

Dalam kasus yang parah, menurut Bussiness Insider, rasa pedas ini dapat menyebabkan Anda mengalami lepuh di tenggorokan, muntah bahkan syok anafilaksis.

Pada akhirnya, respon Anda terhadap makanan pedas tergantung pada tolerasi tubuh Anda sendiri. Toleransi ini dapat berkembang seiring waktu dengan banyaknya makanan pedas yang dikonsumsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keuntungan Makanan Pedas, Tingkatkan Metabolisme hingga Redakan Depresi

Keuntungan Makanan Pedas, Tingkatkan Metabolisme hingga Redakan Depresi

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 19:04 WIB

Pernah Alami Halusinasi atau Delusi Bukan Berarti Anda Idap Gangguan Mental

Pernah Alami Halusinasi atau Delusi Bukan Berarti Anda Idap Gangguan Mental

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Ayam Woku Pedasnya Top Markotop, Cobain Resepnya

Ayam Woku Pedasnya Top Markotop, Cobain Resepnya

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB