Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Anda Melewatkan Waktu Tidur

Vania Rossa | Dinda Rachmawati | Suara.com

Kamis, 05 Desember 2019 | 13:20 WIB
Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Anda Melewatkan Waktu Tidur
Ilustrasi seorang lelaki begadang atau kerja lembur di kantor. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak dari Anda yang mungkin memilih untuk melewatkan tidur demi mneyelesaikan sebuah pekerjaan atau belajar untuk ujian di esok hari. Namun, tidak peduli berapa banyak kopi, teh, atau minuman energi yang Anda minum, tubuh Anda tetap membutuhkan tidur setelah waktu tertentu.

Tubuh Anda mungkin akan mulai merasakan sakit, kelopak mata mulai terkulai, dan yang Anda inginkan adalah berbaring di tempat tidur. Bahkan memikirkan membaca satu bab lagi seakan membuat Anda ingin menangis.

Kita semua mungkin bertanya-tanya, apa yang akan terjadi pada tubuh jika Anda tidak tidur sama sekali selain hal-hal di atas yang Anda rasakan.

Dilansir dari Times of India, tidak tidur selama beberapa waktu dapat menyebabkan berbagai masalah mental dan fisik, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian.

Dalam sebuah penelitian, beberapa tikus dipaksa untuk tetap terjaga selama 32 hari tanpa mengedipkan mata. Apa yang terjadi selanjutnya? Mereka mati. Namun, para peneliti tidak dapat mengidentifikasi penyebab pasti kematian tikus. Mereka mengatakan itu disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang tertekan dan penurunan suhu tubuh yang sangat parah yang menyebabkan hipotermia.

Beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menempatkan orang pada risiko berbagai penyakit kesehatan fisik dan mental. Dari migrain, obesitas, hingga penyakit jantung apa pun bisa terjadi pada orang yang kurang tidur. Bahkan, ini juga dapat memperlambat waktu reaksi Anda untuk situasi apa pun.

Pertanyaan lain yang perlu dipertimbangkan adalah dapatkah Anda benar-benar terjaga? Hal ini mungkin hanya akan terjadi dalam kasus kondisi medis langka yang menyebabkan terjaga lebih lama, kemungkinan tubuh Anda akan tertidur lebih cepat daripada yang Anda pikirkan.

Bahkan, otak Anda mungkin tertidur meskipun tubuh Anda terjaga. Tikus yang secara paksa dibuat untuk tetap terjaga, ditemukan bahwa beberapa bagian otak mereka tidak aktif bekerja.

Jadi, masihkah Anda mau menyepelekan waktu tidur?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Godfrey Gao Meninggal karena Serangan Jantung, Dokter Sebut Dampak Begadang

Godfrey Gao Meninggal karena Serangan Jantung, Dokter Sebut Dampak Begadang

Health | Kamis, 28 November 2019 | 20:32 WIB

Viral Begadang Bikin Tubuh Sulit Lakukan Detoksifikasi, Mitos Atau Fakta?

Viral Begadang Bikin Tubuh Sulit Lakukan Detoksifikasi, Mitos Atau Fakta?

Health | Kamis, 10 Oktober 2019 | 06:54 WIB

Binaragawan Derita Stroke Meski Rutin Olahraga, Ternyata ini Penyebabnya!

Binaragawan Derita Stroke Meski Rutin Olahraga, Ternyata ini Penyebabnya!

Health | Kamis, 19 September 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB