Belum Waktunya MPASI, Bayi Berusia 40 Hari Meninggal Usai Diberi Pisang

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:05 WIB
Belum Waktunya MPASI, Bayi Berusia 40 Hari Meninggal Usai Diberi Pisang
Yuni Sari (27) didampingi sang suami Husaeni (34) menjelaskan kronolgi bayi AH yang meninggal karena tersedak pisang akibat lalai, di Jakarta, Senin (9/12/2019). (ANTARA/DEVI NINDY)

Suara.com - Akibat kelalaian sang ibu, bayi berinisial AH dan masih berusia 40 hari meninggal dunia. Diketahui bayi tersebut tersedak akibat diberi pisang yang disuapkan oleh sang ibu, Yuni Sari (27).

"Baru kali ini saja saya suapin dia pisang pas Sabtu malam sekitar jam 19.30 WIB, sebelumnya dia sehat-sehat saja," tutur Yuni, Senin (12/9/2019) saat ditemui di kediaman orangtuanya di kawasan Jakarta Barat, dikutip dari Suara.com.

Ia mengaku hanya menyuapkan dua sendok pisang saja dan tidak mengira buah hatinya itu akan tersedak hingga meninggal.

Berkaca dari pengalaman ini, sebaiknya bayi tidak diberi makanan pendamping ASI (MPASI) sebelum berusia 6 bulan.

Sebab, selama usia 0 hingga 6 bulan, kebutuhan energi serta nutrisi anak sudah bisa tercukupi hanya dengan pemberian ASI saja.

Ilustrasi bayi diberi MPASI (Shutterstock)

Melansir laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), orangtua dapat memberikan MPASI apabila sang buah hati sudah memperlihatkan kondisi berikut:

  • Anak dapat duduk dengan leher tegak dan mengangkat kepala sendiri tanpa memerlukan bantuan.
  • Anak menunjukkan ketertarikan terhadap makanan, misalnya mencoba meraih makanan yang ada di hadapannya.
  • Anak menjadi lebih lapar dan tetap menunjukkan tanda lapar, seperti gelisah dan tidak tenang walaupun ibu sudah memberikan ASI secara rutin.

Ketika sang anak pertama kali mendapat tambahan makanan atau saat 6 bulan, ASI masih menjadi bagian terpenting dari makanannya.

Hal yang perlu diperhatikan adalah banyaknya energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah sebanyak 200 kilo kalori per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Dokter Anak Soal Bayi Tersedak Pisang, Kasus Polio di Malaysia

Kata Dokter Anak Soal Bayi Tersedak Pisang, Kasus Polio di Malaysia

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 21:38 WIB

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Bayi 40 Hari Meninggal Tersedak Pisang, Dokter Anak Angkat Bicara

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 16:05 WIB

Sumber Air Terbatas, Pohon Pisang Dipakai Padamkan Kebakaran di Kulon Progo

Sumber Air Terbatas, Pohon Pisang Dipakai Padamkan Kebakaran di Kulon Progo

Jogja | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:49 WIB

Terkini

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB