Suara.com - Miliader Kim Kardashian West menggugat seorang dokter yang berbasis di Alabama, Charles Runels karena telah menggunakan foto dan namanya untuk promosi vampire facial tanpa izinnya.
Ini adalah perawatan wajah yang menggunakan darah sendiri yang dikeluarkan menggunakan jarum untuk merevitalilsasi kulit.
Perawatan kulit ini memang pernah dilakukan oleh Kim saat membawakan acara Kourtney and Kim Take Miami pada 2013 silam.
Vampire facial merupakan sebutan lain untuk terapi Platelet-Rich Plasma (PRP). Melansir Daily Mail, ini adalah perawatan terapi regeneratif yang menggunakan darah pasien sendiri.
Darah diekstraksi dan kemudian dilakukan proses untuk memisahkan plasma, darah ini kemudian disuntikkan kembali menggunakan jarum berukuran mikro, tulis BBC.

PRP diklaim dapat membantu menghilangkan garis-garis halus atau kerutan dan mengecilkan pori-pori. Perawatan ini juga dinilai dapat menyegarkan kulit, menjadikannya lebih kencang dan halus.
Melansir BBC, sebuah studi pada 2004 yang diterbitkan dalam Journal of Plastic and Reconstructive Surgery menemukan, mengekstraksi plasma dengan proses tertentu dapat menyebabkan pelepasan level protein yang dapat mendorong penyembuhan luka dan pertumbuhan kolagen.
Kim dan Kourtney Kardashian, Bar Rafaeli dan Shanina Shaik adalah beberapa selebriti yang pernah melakukan prosedur ini.
Pihak Runels pun menulis di situsnya, ia akan menghapus semua foto dan nama Kim, seolah-olah Kim tidak pernah melakukan prosedur tersebut sama sekali.