Bolehkah Perempuan Konsumsi Minuman Peningkat Massa Otot?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 17 Desember 2019 | 19:43 WIB
Bolehkah Perempuan Konsumsi Minuman Peningkat Massa Otot?
Acara peluncuran L-Men Protein Shake di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019). (Suara.com/Dini Afrianti)

Suara.com - Bolehkah Perempuan Konsumsi Minuman Peningkat Massa Otot?

Kekinian, tidak sedikit perempuan yang bercita-cita memiliki tubuh atletis, kekar, dan berotot.

Tapi penasaran nggak sih, apakah perempuan boleh mengonsumsi minuman atau suplemen penambah otot?

Jesaya Christian, Brand Manager L-Men mengatakan produk minuman suplemen untuk laki-laki aman dikonsumsi oleh perempuan. Mengingat produk miliknya tidak mengandung hormon, dan banyak dicari kaum hawa.

"Karena tidak mengandung hormon, para cewek-cewek ini kaya bingung, apa ya brand protein yang terkenal mereka bingung jadi akhirnya ke L-Men. Beberapa kali juga sempet juga kaya ada telepon dari konsumen kita nanyain, L-Men bisa nggak sih buat cewek? Ya, bisa aja beberapa konsumen kita memang cewek," ujar Jesaya di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

Jesaya tak menampik keberadaan produk suplemen otot ini memang kebanyakan diperuntukkan laki-laki, karena kebutuhan protein lebih besar untuk dipakai berolahraga. Sedangkan kebutuhan protein para perempuan tidak terlalu banyak, terkecuali ia melakukan aktivitas yang sangat berat.

"Cewek memang butuhnya nggak sebanyak cowok, cuma nggak signifikan, yang lebih signifikan adalah berdasarkan aktivitas fisiknya dia. Semakin berat aktivitas fisik dia, semakin banyak protein yang digunakan, karena otot yang digunakan semakin banyak juga kerja ototnya," tuturnya.

Sementara itu untuk mengukur seberapa banyak protein yang kita butuhkan, harus dihitung berdasarkan berat badan seseorang. Misalnya saja berat badan 60 kilogram dikali dua, maka kebutuhan proteinnya sebesar 120.

Acara peluncuran L-Men Protein Shake di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019). (Suara.com/Dini Afrianti)
Acara peluncuran L-Men Protein Shake di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019). (Suara.com/Dini Afrianti)

Sayangnya, jumlah itu tidak bisa dikonsumsi sekaligus, harus dikonsumsi berangsur-angsur.

baca juga

Untuk kapan waktu yang tepat dikonsumsi, kata Jesaya ada baiknya diminum sebelum dan sesudah berolahraga, agar penyerapan protein lebih maksimal masuk ke tubuh.

"Sebelum sesudah olaharaga, sebelum itu untuk penuhi kebutuhan protein, jadi saat olahraga proteinnya udah tersedia. Kalau sesudah olahraga biasanya untuk recovery ditambahin (diminum) lagi, karena nggak bisa langsung semuanya diminum kebutuhan protein," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Benarkah Suplemen Minyak Ikan Dapat Menyehatkan Jantung?

Health | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:00 WIB

Daging Masa Depan Akan Dibuat dari Udara, Bagaimana Caranya?

Daging Masa Depan Akan Dibuat dari Udara, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Kamis, 21 November 2019 | 12:10 WIB

Banyak Manfaat, Begini Dosis yang Tepat Mengonsumsi Suplemen Minyak Ikan

Banyak Manfaat, Begini Dosis yang Tepat Mengonsumsi Suplemen Minyak Ikan

Health | Kamis, 21 November 2019 | 06:35 WIB

Terkini

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Sinopsis Shadows of Desire, Dracin Daniel Zhou dan Zhao Qing di iQiyi

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Langit Kuning Palangka Raya akibat Karhutla, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:00 WIB

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

4 Shio Beruntung 16 Oktober 2026, Kelinci hingga Anjing Rasakan Perubahan Positif

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Stok Makanan di Supermarket Terancam Kosong Tahun Depan, Apa yang Sedang Terjadi Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

×