Kaleidoskop Kesehatan 2019: 4 Publik Figur yang Memiliki Penyakit Langka

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 07:30 WIB
Kaleidoskop Kesehatan 2019: 4 Publik Figur yang Memiliki Penyakit Langka
Lady Gaga (ladygaga/twitter).

Suara.com - Ada lebih dari 300 juta orang yang hidup dengan satu atau lebih dari 6000 penyakit langka yang diidentifikasi di seluruh dunia.

Melansir rarediseaseday.org, saat ini penyakit langka memengaruhi 3,5-5,9 persen dari populasi di dunia. Sebanyak 72 persen dari penyakit langka adalah genetik, sementara yang lainnya adalah hasil dari infeksi (bakteri atau virus), alergi, penyebab lingkungan, atau bersifat degeneratif dan proliferatif.

Dari banyaknya orang yang didiagnosis dengan penyakit langka atau kondisi langka, beberapa orang di bawah ini adalah penderitanya.

1. Anak Joanna Alexandra

Joanna Alexandra dan suami, Raditya Oloan besama putrinya yang memiliki penyakit langka. (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)
Joanna Alexandra dan suami, Raditya Oloan besama putrinya yang memiliki penyakit langka. (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)

Putri bungsu aktris Joanna Alexandra, Ziona Eden Alexandra Panggabean menderita penyakit langka, yaitu Campomelic Dysplasia.

Campomelic dysplasia merupakan kelainan genetik yang memengaruhi perkembangan kerangka, sistem reproduksi, dan bagian lain dari tubuh.

Saat ini Ziona sedang menjalani perawatan fisioterapi yang dilakukan sebanyak tiga kali dalam seminggu.

2. Lady Gaga

Lady Gaga tampil di karpet merah Grammy Awards 2019 berhiaskan berlian 100 karat. (FREDERIC J. BROWN / AFP)
Lady Gaga tampil di karpet merah Grammy Awards 2019 berhiaskan berlian 100 karat. (FREDERIC J. BROWN / AFP)

Penyanyi yang melebarkan sayapnya dalam dunia akting ini mengidap sakit kronis jangka panjang yang dikategorikan dalam penyakit langka Fibromyalgia.

Penderita fibromyalgia akan mengalami nyeri kronis yang luas, termasuk nyeri muskuloskeletal, yaitu nyeri pada banyak jaringan tubuh di beberapa area.

Fibromyalgia disebut memengaruhi sistem lain seperti otak, yang tentu memengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan mengingat berbagai hal.

3. Melanie Gaydos

Melanie Gaydos. (Instagram/melaniegaydos)
Melanie Gaydos. (Instagram/melaniegaydos)

Model yang berbasis di Seattle ini memiliki kondisi langka displasia ektodermal. Ini adalah kelainan genetik yang dapat menganggu pertumbuhan rambut, kuku, gigi, kulit dan kelenjar yang tepat.

Ada lebih dari 180 jenis displasia ektodermal, sehingga kombinasi gejala tersebut bervariasi dengan masing-masing diagnosis.

Versi Gaydos, ia dilahirkan dengan bibir sumbing bilateral dan langit-langit mulut. Kelainan tersebut mempengaruhi pertumbuhan pori-pori, rambut, gigi dan kuku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Sesi Dandan Lebih Mudah, Lady Gaga Luncurkan Stiker Cat Eye

Bikin Sesi Dandan Lebih Mudah, Lady Gaga Luncurkan Stiker Cat Eye

Lifestyle | Rabu, 18 Desember 2019 | 18:10 WIB

Idap Kondisi Langka, Keringat dan Air Mata Anak 8 Tahun Ini Seperti Darah

Idap Kondisi Langka, Keringat dan Air Mata Anak 8 Tahun Ini Seperti Darah

Health | Selasa, 17 Desember 2019 | 13:15 WIB

Alami Tumor Otak, Payudara Lelaki Ini Membesar dan Keluarkan ASI

Alami Tumor Otak, Payudara Lelaki Ini Membesar dan Keluarkan ASI

Health | Selasa, 03 Desember 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB