Posisi Tentukan Hasil ASI, Busui Diimbau Tidak Pumping di Toilet

Ade Indra Kusuma | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:05 WIB
Posisi Tentukan Hasil ASI, Busui Diimbau Tidak Pumping di Toilet
Posisi Tentukan Hasil ASI, Busui Diimbau Tidak Pumping di Toilet (Shutterstock)

Suara.com - Posisi Tentukan Hasil ASI, Busui Diimbau Tidak Pumping di Toilet

Keadaan miris masih cukup ditemui bagi ibu pekerja yang menyusui, banyak yang belum mendapat fasilitas yang layak, hingga akhirnya sebagian terpaksa melakukan pumping alias memerah ASI di toilet.

Tapi, masalahnya di toilet juga para ibu ini harus berdiri saat memerah ASI, yang tentu saja bukan posisi ideal, karena idealnya memerah ASI harus dalam posisi ergonomis atau posisi dan sikap duduk yang benar, sehingga ASI akan keluar maksimal.

"Posisi ergonomis untuk laktasi adalah pada saat dia harus duduk bersandar, panggungnya itu, payudara nempel di dinding, dia tidak nempel di tulang dada, dia nempel di dinding, jadi yang menyanggah sebenarnya itu otot punggung, harus dibikin rileks," ujar Peneliti ILUNI Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK di Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2019)

Agar punggung rileks maka posisinya ia harus mendapat sandaran, lalu posisi juga tidak tegak lurus. Posisi berdiri hanya akan membuat semua otot bertumpu pada kaki dan punggung, sehingga semua otot aktif dan bekerja. Nah, hal ini memicu ASI tidak bisa keluar maksimal.

Peneliti ILUNI Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK [Suara.com/Dini]
Peneliti ILUNI Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK [Suara.com/Dini]

"Dibikin supaya punggungnya tidak jadi bertumpu, karena kalau dia sudah bertumpu, otot di sekitar tubuhnya tidak akan berkontraksi. Jadi kelenjarnya itu akan bener-benar fokus mengeluarkan ASI, kalau dia menyusu langsung bayinya, menghisap dengan sempurna. Kalau mompa, dia hasilnya akan keluar dengan lancar," paparnya.

Dr. Basrowi juga mengingatkan untuk memerhatikan penerangan yang tidak berlebihan supaya otak rileks, pencahayaan harus agak sedikit redup. Mengingat saat otak rileks, maka hormon atau ASI akan mudah keluar.

"Intinya gini dulu, dikasih fasilitas dulu, dia harus duduk yang enak kursinya harus ergonomis, kemudian wajib ada kulkas untuk nyimpen, karena dia udah mompa terus nggak nyimpen juga percuma," terangnya.

"Terus paling penting, ada juga wastafel buat nyuci, ketiga waktu harus diatur, kalau lebih dari 20 menit sampai 3 menit itu jadinya ngobrol, nggak akan keluar, mompa itu cuma 20 sampai 25 menit udah maksimal, dia udah kosong, dibiarin dia produksi lagi," sambungnya.

Catatannya, jika pumping dilakukan sambil ngobrol maka proses memedah juga akan terdistraksi dan tidak fokus, juga masalahnya di toilet ini sering keluar masuk dan tidak bisa berlama-lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laktasi Ibu Menyusui Masih Rendah, Mungkinkah Cuti Melahirkan 6 Bulan?

Laktasi Ibu Menyusui Masih Rendah, Mungkinkah Cuti Melahirkan 6 Bulan?

Health | Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:02 WIB

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Studi: Menyusui Dapat Mencegah Risiko Diabetes pada Anak di Masa Dewasa

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 13:44 WIB

Suka Minum Kopi seperti Anissa Aziza? Ini Trik Bagi Ibu Menyusui!

Suka Minum Kopi seperti Anissa Aziza? Ini Trik Bagi Ibu Menyusui!

Health | Jum'at, 13 Desember 2019 | 18:10 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB