Wajib Tahu! Ini Tiga Penyakit yang Banyak Dialami Perempuan

Ririn Indriani Suara.Com
Sabtu, 28 Desember 2019 | 05:05 WIB
Wajib Tahu! Ini Tiga Penyakit yang Banyak Dialami Perempuan
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Penyakit memang tak mengenal jenis kelamin, namun Anda perlu tahu bahwa ternyata ada beberapa penyakit yang banyak dijumpai pada kaum perempuan.

Terkait hal tersebut Akademisi sekaligus Praktisi Klinis, Prof Ari Fahrial Syam mengurai beberapa penyakit yang banyak dijumpai kaum perempuan antara lain kanker payudara, Systemic Lupus Eritematosus (SLE) dan Irritable Bowel Syndrome (IBS).

1. Kanker Payudara
Seperti diketahui, lelaki dan perempuan mempunyai payudara, tetapi kanker payudara, sambung Prof Ari, lebih banyak diderita oleh perempuan dibandingkan lelaki.

"Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian terbesar bagi perempuan," tulisnya yang dikirim melalui aplikasi Whatsapp kepada Suara.com

Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah kanker payudara.

Penderita kanker payudara mencapai hampir 17 % dari kanker yang ada. Data kemenkes menyebutkan angka kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk.

Rata-rata kematian akibat kanker payudara mencapai 17 orang per 100 ribu penduduk.

Seperti juga kanker lainnya prinsip penanganan kanker semakin dini ditemukan semakin mudah untuk diobati.

Karena organ payudara berada diluar dari bagian tubuh kita, tentunya deteksi dini akan lebih mudah untuk dilakukan antara lain dengan SADARI (periksa payudara sendiri).

Baca Juga: Buka-bukaan, Qory Sandioriva Akui Berjuang dengan Lupus Selama 12 tahun

Para perempuan harus selalu ingat bahwa mereka berisiko untuk mengalami benjolan di payudaranya, perempuan mempunyai risiko 100 kali mempunyai kanker payudara dibandingkan lelaki.

Risiko lain yang juga harus diperhatikan untuk setiap perempuan untuk terjadinya kanker payudara adalah riwayat keluarga yang memiliki riwayat tumor atau kanker payudara, usia di atas 45 tahun, tidak memiliki anak, kehamilan pertama di atas 30 tahun dan riwayat menstruasi pada umur kurang dari 12 tahun atau menopausenya panjang sampai di atas 55 tahun.

Berdasarkan info yang di dapat dari RS Kanker Dharmais, bahwa kasus kanker payudara yang datang ke RS sudah terlambat.

Diperkirakan 30% kanker payudara sudah menyebar ke organ lain dan 30% lainnya datang dengan kondisi lanjut.

Semakin lanjut kanker payudara yang datang semakin buruk prognosis dan pembiayaan pengobatan yang harus dikeluarkan juga bertambah besar.

Oleh karena itu bagi seluruh perempuan apalagi dengan risiko tinggi harus selalu ingat agar secara rutin memeriksa sendiri apakah ada benjolan di payudaranya.

Jika merasakan ada benjolan sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan benjolan yang terjadi tersebut atau SADANIS (pemeriksaan payudara klinis).

Di halaman berikutnya tentang Systemic Lupus Eritematosus (SLE).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI