Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik, Bagaimana Kualitas Pelayanannya?

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Senin, 06 Januari 2020 | 17:31 WIB
Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik, Bagaimana Kualitas Pelayanannya?
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris (depan microfon) di Gedung Kemenko PMK, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik, Bagaimana Kualitas Pelayanannya?

Iuran kepesertaan BPJS dipastikan naik sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019. Hal ini dipastikan langsung oleh Kemenkes, Kemenkeu, Kemensos, Kantor Staf Presiden (KSP), dan BPJS Kesehatan yang dikoordinir Kemenko PMK.

Tapi yang jadi pertanyaan, setelah biaya ruang perawatan kelas III naik dari Rp 25.500 menjadi Rp 42 ribu, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, dan kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000. Apakah pelayanan juga ikut meningkat?

Mengingat, BPJS juga masih punya sejumlah permasalahan yakni pelayanannya yang buruk. Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris memastikan hal ini tidak terjadi, dengan diterapkannya 10 komitmen demi kepuasan peserta.

"Nah, tahun ini tahun pelayanan dan tahun kepuasan peserta. Di awal tahun ini sudah ada 10 komitmen kami yang kami kerjakan. Pertama adanya BPJSSatu (BPJS siap membantu) dimana ada petugas kami yang standby dengan atribut khusus yang bisa ditemukan masyarakat di rumah sakit tertentu, ini akan dikembangan terus," ujar Fachmi Idris di Gedung Kemenko PMK, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).

Selanjutnya, untuk mereka yang merasa keberatan dengan naiknya biaya iuran, mereka bisa turun kelas dan itu berada di bawah program praktis (perubahan jelas tidak sulit). Jadi, tidak perlu lagi menunggu waktu lama hingga 1 tahun untuk bisa turun kelas.

"Sekarang hari itu mengurus bisa langsung berubahan kelas untuk bayar sesuai kemampuan, sampai bulan April, kemudian kaitannya dengan mobile customer service kami siap menempatkan petugas kami di waktu tertentu, tempat-tempat tertentu agar masyarakat dapat mendapat pelayanan," ungkap Fachmi.

Sementara itu, pelayanan di rumah sakit Fachmi juga memastikan jadi lebih praktis, tidak harus berbelit-belit. Seperti pasien hemodialisis setelah mereka merekam sidik jari, ia tidak perlu lagi bulak balik antara rumah sakit dan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas dan klinik. Langkah ini dilakukan untuk memangkas antrian yang sangat panjang.

baca juga

"Kita juga sudah bersama Persi (persatuan rumah sakit indonesia) berkomitmen, karena yang selalu muncul di masyarakat ini soal tentang antrian. Bagaimana membangun antrian online ini lebih baik sehingga masyarakat datang saat jam dilayani tidak numpuk di depan, karena merasa tidak ada kepastian kapan," jelas Fachmi.

Kini, lewat antrian online itu disebut-sebut perserta bisa memantau secara online kamar yang tersedia di RS, mengingat isu yang ramai beredar RS penuh padahal kosong. Semuanya, juga bisa diintegrasikan melalui aplikasi, termasuk juga memantau jadwal operasi.

Terkait jumlah obat, Fachmi mengatakan pelayanan obat tetap dalam jumlah paket yang disediakan untuk penyakit tertentu. "Dalam pelayanan kita satu package sampe tuntas sampe sembuh," tutup Fachmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sah! Solusi Defisit BPJS Kesehatan Gunakan Iuran Baru

Sah! Solusi Defisit BPJS Kesehatan Gunakan Iuran Baru

Health | Senin, 06 Januari 2020 | 15:53 WIB

Bahas Kenaikan BPJS, Kemenko PMK Gelar Rapat Antar Menteri

Bahas Kenaikan BPJS, Kemenko PMK Gelar Rapat Antar Menteri

News | Senin, 06 Januari 2020 | 11:30 WIB

BPJS Kesehatan Pastikan Permudah Peserta yang Ingin Turun Kelas

BPJS Kesehatan Pastikan Permudah Peserta yang Ingin Turun Kelas

Jawa Tengah | Jum'at, 03 Januari 2020 | 13:59 WIB

Terkini

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

×