Catat! 9 Tips Merawat Bayi Kembar Seperti Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 08 Januari 2020 | 10:35 WIB
Catat! 9 Tips Merawat Bayi Kembar Seperti Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda
Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda menunjukkan foto anak kembarnya kepada wartawan. [Evi Ariska/Suara.com]

Suara.com - Catat! 9 Tips Merawat Bayi Kembar Seperti Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda

Syahnaz Sadiqah baru saja melahirkan bayi kembarnya di Rumah Sakit Bunda, Menteng, Jakarta Pusat pada 3 Januari 2020 lalu. Adik artis dan presenter Raffi Ahmad tersebut melahirkan keduanya secara caesar.

Bayi yang diberi nama Zayn dan Zunaira tersebut pun akhirnya dibawa pulang ke rumah pada Senin (6/1/2020). Untuk sementara dirinya bakal tinggal di rumah sang kakak, Raffi Ahmad.

Dalam Instagram Story-nya, isteri Jeje Govinda tersebut berbagi pengalamannya saat merawat dua buah hatinya di rumah. Saat itu, ia mengaku bersyukur jika sang kakak, Nisya bisa membantunya untuk merawat si kembar.

Ya, merawat bayi kembar, khususnya bagi orangtua baru adalah pekerjaan ganda yang mungkin terasa sulit untuk dilakukan. Setelah merasakan kegembiraan menyambut keduanya lahir di dunia, saat kembali ke rumah, banyak orangtu yang mungkin bertanya-tanya apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Untuk memberi orangtua baru informasi, berikut 9 tips penting bagi mereka yang memiliki bayi kembar seperti Syahnaz dan Jeje. Semoga tips ini bisa membantu melakukan penyesuaian dengan lebih mudah dan menyenangkan ya.

1. Minta dan terimalah bantuan dari orang lain

Ya, seperti Syahnaz yang dibantu sang kakak, setiap keluarga baru membutuhkan bantuan, tak terkecuali mereka yang baru saja melahirkan anak kembar. Selain fakta bahwa tubuh ibu baru saja melahirkan dua bayi, ibu juga perlu waktu untuk istirahat dan pulih setelah melahirkan.

Sekarang adalah waktunya untuk menerima bantuan seseorang, khususnya mereka yang dekat dengan ibu untuk bisa membantu. Meski begitu, saat ibu ingin memiliki waktu sendiri dengan buah hati, jangan ragu untuk meminta hal tersebut pada mereka yang membantu.

Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)
Ilustrasi ibu Menyusui. (Shutterstock)

2. Dapatkan bantuan dalam proses menyusui secepat mungkin

Menyusui adalah proses alami, tetapi tidak semua ibu merasa mudah untuk melakukannya. Butuh waktu untuk menjalin hubungan saat proses menyusui, terutama dengan bayi kembar. Mengatasi masalah apa pun di awal dapat membantu ibu mencapai hubungan yang sehat dengan bayi kembar mereka lebih cepat.

Pada awalnya mungkin sulit untuk menyusui bayi kembar secara bersama-sama, tetapi jika ibu sudah menemukan kuncinya, ibu akan menemukan cara yang membuat mereka nyaman dalam proses ini. Dapatkan bantuan untuk mempraktikkan bagaimana cara menyusui tandem. Ini dapat memaksimalkan waktu ibu, sehingga bisa digunakan dengan beristirahat, makan, dan melakukan hal lain di sela-sela menyusui.

Ingin tahu tips parenting lainnya untuk merawat bayi kembar seperti Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda? Simak di halaman selanjutnya ya!

3. Siapkan perlengkapan menyusui, seperti set pompa ASI dan botol

Jika memiliki banyak botol dan beberapa set pompa ASI, ini bisa membuat ibu lebih mudah, dibandingkan dengan memiliki satu pompa ASI dan sedikit botol.

Karena ibu tidak harus pergi ke dapur untuk mencuci tiap kali bayi mereka membutuhkannya. Ibu bisa menempatkan pompa dan botol bekas yang sudah digunakan ke dalam air sabun hangat sampai memiliki waktu untuk mencucinya. Beberapa ibu bahkan akan menyimpan bagian pompa di kulkas di antara sesi pemompaan. Ini sangat membantu bagi mereka yang memompa beberapa kali sehari.

4. Belanja secara cerdas

Belanja online kini sudah tersedia untuk banyak barang, termasuk popok, layanan makanan, layanan kebersihan, dan banyak lagi. Semuanya sepadan saat ibu memiliki anak kembar sekarang!

5. Coba babywearing

Babywearing dikenal sebagai aktivitas menggendong si kecil, dengan bantuan alat gendong yang membuat bayi tetap lekat dengan ibu. Cara ini juga cukup memudahkan, karena bisa dilakukan sambil melakukan berbagai aktivitas, entah itu hanya berkeliling rumah atau mencoba menjalankan tugas lain.

Babywearing bisa membuat mengasuh anak kembar sedikit lebih mudah. Orangtua bahkan bisa menemukan gendongan berstruktur lunak yang dirancang khusus untuk bayi kembar lho!

Ilustrasi perawatan bayi dengan menggendongnya seperti metode Kanguru. (Shutterstock)
Ilustrasi perawatan bayi dengan menggendongnya seperti metode Kanguru. (Shutterstock)

6. Luangkan waktu untuk menjalin ikatan pada masing-masing bayi

Meluangkan waktu untuk menjalin ikatan pada masing-masing bayi sebagai individu dapat membantu orangtua membina hubungan yang lebih dalam dengan mereka. Meski kembar, tak selama mereka harus selalu disandingkan lho.

Ketika orangtua bisa mengenal kepribadian unik mereka, kebutuhan dan kesukaan mereka bisa terlihat dengan mudah. Jadi, cobalah bergiliran memegang dan merawat setiap bayi bersama pasangan. Atau sesekali meminta bantuan orang terdekat untuk menggendong satu bayi sementara satunya sedang menjalin ikatan dengan ibu.

Ingat, orangtua tidak perlu menyisihkan waktu berjam-jam untuk fokus pada hal ini. Walalu singkat, jika orangtua mampu melakukannya, ini akan menciptakan kenangan abadi bagi si kembar.

Ingin tahu tips parenting lainnya untuk merawat bayi kembar seperti Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda? Simak di halaman selanjutnya ya!

7. Pertimbangkan pekerjakan tenaga profesional

Banyak orangtua membutuhkan bantuan dari tenaga profesional saat merawat bayi kembar. Misalnya, doula pascanatal yang dilatih untuk merawat bayi kembar. Mereka juga dilatih untuk membantu melengkapi ibu merawat anak kembar dengan percaya diri sambil memastikan ibu memiliki waktu untuk merawat diri.

Doula pascanatal dapat membantu ibu menciptakan rutinitas yang baik untuk keluarga dan membantu memiliki waktu istirahat yang sangat dibutuhkan.

Menggunakan layanan kebersihan juga bisa sangat membantu. Jika orangtua memiliki anak yang lebih besar, seorang pembantu ibu mungkin juga bisa menawarkan bantuan yang sangat dibutuhkan.

8. Ajak bayi memulai rutinitas secara bersamaan

Banyak orangtua bayi kembar merasa lebih mudah untuk memberi makan keduanya pada saat bersamaan. Ini dapat memaksimalkan waktu untuk orangtua. Jika satu saudara kembar menunjukkan tanda-tanda kelelahan, ibu mungkin juga bisa mencoba menenangkan saudara kembarnya untuk beristirahat juga.

9. Jangan lupakan perawatan diri dan kualitas hubungan ibu dengan pasangan

Memiliki dua bayi sekaligus bisa membuat orangtua lupa untuk merawat diri, bahkan menjalani kebiasaan hubungan yang sehat tampak tidak penting lagi. Padahal, kedua hal ini sangat penting dan dapat membuat tantangan lainnya lebih mudah ditangani.

ilustrasi orangtua dan bayi
ilustrasi orangtua dan bayi. (Shutterstock)

Bekerja sebagai tim bisa bermanfaat bagi hubungan. Misalnya ibu bisa memiliki waktu tidur yang lebih lama, mandi dan mempraktikkan perawatan diri. Luangkan waktu untuk berlibur sebentar bersama pasangan dan sejenak istirahat dari rutinitas mengurus si kembar.

Serta secara teratur berbicara satu sama lain mengenai hidup. Buat ritual minum kopi atau teh setiap hari, nikmati kencan malam di rumah saat bayi tidur atau berjalan-jalan bersama bayi di kereta dorong.

Hidup dengan dua bayi baru lahir pasti akan datang dengan tantangan, namun orangtua juga pasti tahu bahwa keduanya hadir membawa banyak cinta, kegembiraan dan kenangan yang akan bertahan seumur hidup. Cobalah yang terbaik dan menerima rasa kewalahan dan air mata sebagai bagian dari perjalanan. Jangan lupa untuk tertawa ketika ibu bisa, dan bekerjalah sebagai sebuah tim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahir di Awal Tahun 2020, 5 Bayi Seleb Ini Langsung Jadi Idola

Lahir di Awal Tahun 2020, 5 Bayi Seleb Ini Langsung Jadi Idola

Entertainment | Selasa, 07 Januari 2020 | 13:44 WIB

Ini Arti Nama Anak Kembar Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda

Ini Arti Nama Anak Kembar Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda

Entertainment | Minggu, 05 Januari 2020 | 07:30 WIB

Soal Syahnaz Sadiqah Manja, Amy Qanita: Nanti Naluri Keibuannya Keluar

Soal Syahnaz Sadiqah Manja, Amy Qanita: Nanti Naluri Keibuannya Keluar

Entertainment | Sabtu, 04 Januari 2020 | 20:07 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB