Benarkah Bedak Tabur Bayi Bisa sebabkan Kanker Ovarium?

Rabu, 08 Januari 2020 | 15:33 WIB
Benarkah Bedak Tabur Bayi Bisa sebabkan Kanker Ovarium?
Ilustrasi bedak tabur. (Shutterstock)

Suara.com - Penggunaan bedak tabur bayi berulang kali dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit yang memengaruhi wanita, salah satunya kanker ovarium. Tetapi, studi utama mengklaim bedak tabur bayi justru tidak meningkatkan risiko kanker ovarium.

Pada 2018 lalu, sebuah penelitian di Amerika Serikat mengklaim bahwa penggunaan bedak tabur bayi dalam jangka panjang bisa menyebabkan kanker ovarium. Karena, bedak tabur bayi mengandung mineral yang ditemukan dalam tanah atau endapan asbes.

Namun, penelitian baru yang melibatkan dari 250.000 peserta tidak menunjukkan hubungan kuat antara penggunaan bedak tabur bayi dengan penyakit tersebut.

Para ahli menyatankan temuan baru ini bisa meyakinkan jutaan wanita bahwa penggunaan bedak tabur bayi tidak menyebabkan kanker ovarium. Bahkan penelitian baru ini telah diterbitkan dalam Journal of American Medical Association.

"Tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan bedak tabur bayi dengan penyakit daerah genital dan kanker ovarium," jelas para ahli melalui laporan penelitian dikutip dari The Sun.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Kemudian, tim dari Institut Nasional Ilmu Kesehatan Lingkungan Amerika Serikat juga mendeteksi keterkaitan penggunaan bedak tabur dengan peningkatan risiko kanker ovarium. Mereka melakukan penelitian itu selama 11 tahun.

Hasilnya, mereka menemukan peningkatan risiko mencapai 13 persen pada sub-kelompok wanita yang tidak menjalani histerektomi atau tuba falopi mereka terikat.

Peneliti memperkirakan bedak tabur ini merambat ke saluran reproduksi dan memicu peradangan pada indung telur yang bisa menyebabkan kanker.

Jadi, temuan ini menunjukkan paparan bedak tabur bayi dalam jangka panjang mungkin masih bisa berisiko pada sebagian wanita. Hal ini mungkin hanya memengaruhi sekitar 2 persen wanita.

Baca Juga: Ini Pertolongan Pertama Pingsan Karena Obat Bius Seperti GHB

"Penelitian ini cukup kuat karena telah menganalisis data dari 250.000 perempuan diikuti selama rata-rata lebih dari 11 tahun. Kesimpulannya, tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara penggunaan bedak tabur bayi dengan perkembangan kanker ovarium," komentar profesor lain McNeish, direktur Ovarian Cancer Action Research Center di Imperial College London.

Menurut Prof. Justin Stebbing dari kedokteran kanker dan onkologi medis di Imperial College London juga menambahkan, tidak ada kandungan karsinogen yang menyebabkan kanker dalam bedak tabur bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI