Cangkok Kulit, Pipi Wanita Ini Malah Ditumbuhi Rambut Kemaluan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 08 Januari 2020 | 17:35 WIB
Cangkok Kulit, Pipi Wanita Ini Malah Ditumbuhi Rambut Kemaluan
Ilustrasi operasi kulit wajah (shutterstock)

Suara.com - Seorang wanita asal Florida bernama Crystal memiliki rambut kemaluan yang tumbuh di wajahnya. Hal itu terjadi setelah ia melakukan cangkok kulit tak biasa di wajahnya beberapa waktu lalu.

Awalnya, wanita 30 tahun itu terkena gigitan anjing di wajahnya ketika masih kecil. Lalu, dokter menyarankannya melakukan cangkok kulit untuk menambal dan menutup bekas luka akibat gigitan anjing tersebut.

Crystal bercerita kala itu dokter mengambil kulit bagian pahanya yang dekat dengan area kemaluan untuk dicangkokan ke pipinya yang digigit anjing.

"Saat saya berusia 9 tahun, kakek saya menggendong seekor anjing. Waktu itu saya takut dengan anjing pit bull. Aku hanya ingat wujudnya hitam lalu anjing itu menyerangku dan menggigit pipi kanan," ujar Crystal, dikutip dari Daily Mail.

Alih-alih segera mengobatinya ke dokter, keluarga justru membawa Crystal ke dokter bedah plastik ketika digigit anjing. Crystal bercerita saat itu lukanya di pipi akibat gigitan anjing tampak seperti bagian luar wajah Freddy Kruenger.

Ilustrasi persiapan operasi plastik (shutterstock)
Ilustrasi persiapan operasi plastik (shutterstock)

Dokter bedah lantas menyarankan Cristal melakukan pencangkokan kulit yang diambil dari selangkangannya setelah prosedur rambut mulai tumbuh keluar dari tambalan.

Akibat pencangkokan kulit itu, Crystal justru mengalami pertumbuhan rambut kemaluan di wajahnya. Sebelumnya, Crystal tak tahu akan mengalami hal tersebut dan tak ingat dokter bedah pernah memeringatinya atau tidak.

Menurut Dokter Terry Dubrow, tak biasanya seorang dokter bedah mengambil kulit dari pangkal paha. Biasanya cangkok kulit diambil dari daerah yang bebas pertumbuhan rambut, seperti punggung dan perut pasien.

Crystal mengaku beberapa kali mencabut rambut kemaluan yang tumbuh di wajahnya tetapi itu hanya bersifat perbaikan sementara. Seiring berjalannya waktu, cangkok kulit itu juga semakin gelap dari kulit di sekitarnya.

Sampai akhirnya Crystal melakukan segala perawatan wajah untuk mencerahkan kulitnya tersebut. Ia sangat tak menyangka hal ini akan terjadi padanya setelah cangkok kulit.

"Kasus Crystal termasuk sangat rumit. Cangkok kulit itu sangat dekat dengan struktur anatomi yang kritis, seperti hidung, pipi dan mata. Jika diubah sedikit dapat mengubah seluruh bentuk wajah dan terlihat sangat cacat," kata dr Dubrow.

Beruntungnya, dokter mengatakan saraf wajah Crystal masih bekerja dengan sempurna. Kabar buruknya, kondisi kulit Crystal menjadi sangat kencang.

Pilihan terbaik dokter adalah menghilangkan bercak-bercak kulit, membuat kantong pipinya dan meletakkan ekspander jaringan. Dokter menjelaskan ekspander jaringan seperti balon besar yang diletakkan di bawah kulit dan diisi dengan cairan setiap beberapa miggu ini akan membuatnya lebih besar dan meregangkan jaringan di sekitarnya.

"Tindakan itu bisa memberikan elastisitas kulit. Jadi, ketika kita mengeluarkan expander, kita bisa memotong cangkok kulit dan kemudian memindahkan jaringan ekstra itu dan menutupnya," jelasnya.

Crystal juga diberi tahu bahwa dia harus memiliki jaringan yang mengembang di pipinya selama enam hingga delapan minggu. Namun, itu tidak menghalangi aktivitasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lukanya Terinfeksi Kotoran Anjing, Pria Ini Jadi Harus Rawat Inap 9 Hari

Lukanya Terinfeksi Kotoran Anjing, Pria Ini Jadi Harus Rawat Inap 9 Hari

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 08:10 WIB

Ngeri! Anjing Laut Terjepit Saluran Air di Akuarium, Pengunjung Trauma

Ngeri! Anjing Laut Terjepit Saluran Air di Akuarium, Pengunjung Trauma

News | Kamis, 02 Januari 2020 | 17:27 WIB

Inovatif, Siswa Filipina Berhasil Buat Batu Bata dari Kotoran Anjing Liar

Inovatif, Siswa Filipina Berhasil Buat Batu Bata dari Kotoran Anjing Liar

Health | Kamis, 26 Desember 2019 | 12:10 WIB

Tak Perlu Risih, Ini 7 Manfaat Kesehatan Rambut Kemaluan pada Tubuh

Tak Perlu Risih, Ini 7 Manfaat Kesehatan Rambut Kemaluan pada Tubuh

Health | Selasa, 24 Desember 2019 | 15:12 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB