Tak Cuma Semangat, Olahraga sambil Mendengarkan Musik Tingkatkan Kinerja!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 09 Januari 2020 | 08:17 WIB
Tak Cuma Semangat, Olahraga sambil Mendengarkan Musik Tingkatkan Kinerja!
Ilustrasi olahraga sambil mendengarkan musik. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagian besar orang-orang lebih menyukai berolahraga sambil mendengarkan musik. Tujuannya adalah untuk menambah semangat berolahraga dan menghindarkan dari rasa bosan.

Di balik itu semua, ternyata olahraga sambil mendengarkan musik dapat membantu tingkatkan kualitas olahraga. Caranya dengan meningkatkan stamina dan membuat suasana hati menjadi lebih baik.

Secara khusus, dilansir Center4research.org, musik yang memotivasi atau diselaraskan dengan jenis olahraga Anda terbukti memiliki efek fisik dan psikologis.

Studi menunjukkan, musik yang memiliki irama lebih cepat cenderung membantu tingkatkan kinerja atletik ketika seseorang berolahraga pada tingkat rendah hingga sedang.

Contohnya, penelitian pada 2006 yang meneliti efek musik pada olahraga treadmill menemukan, ketika mendengarkan musik dengan tempo cepat, responden juga ikut meningkatkan kecepatan mereka tanpa menjadi lebih lelah.

Ilustrasi mendengarkan musik (Shutterstock)

Studi-studi yang sudah ada menentukan, tempo musik yang ideal agar dapat meningkatkan kualitas kinerja bergantung pada jenis olahraga yang dilakukan.

Misalnya saja, penelitian 2011 menunjukkan tempo musik terbaik untuk tingkatkan kinerja treadmill adalah antara 123 hingga 131 bpm (denyut per menit).

Berdasarkan studi 2010 yang dipimpin oleh psikolog olahraga CI Karageorghis menyatakan musik dapat meningkatkan kinerja atletik dengan dua cara, yaitu dapat menunda kelelahan atau meningkatkan kapasitas kerja.

Sedangkan efek psikologis dari musik adalah dapat menimbulkan perasaan senang atau tidak senang, dapat mengubah proses berpikir dan dapat menyebabkan perubahan perilaku.

Efek psikologis ini dapat dilihat dari perubahan fisik kadar hormon. Sebuah studi baru-baru ini menunjukkan partisipan yang mendengarkan musik yang mereka anggap “menyenangkan” memiliki kadar serotonin yang lebih tinggi.

Namun, Anda juga harus memilah musik yang akan didengarkan selama olahraga. Jangan sampai musik mengalihkan pikiran sepenuhnya dari olahraga hingga dapat membuat Anda cedera karena tidak berkonsentrasi, saran Healthline.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balanced Scorecard, Strategi UMKM Menghadapi Dunia Usaha yang Kompetitif

Balanced Scorecard, Strategi UMKM Menghadapi Dunia Usaha yang Kompetitif

Your Say | Rabu, 08 Januari 2020 | 16:39 WIB

Top 5 Olahraga: Jadwal Peluncuran Tim MotoGP dan Hasil Malaysia Masters

Top 5 Olahraga: Jadwal Peluncuran Tim MotoGP dan Hasil Malaysia Masters

Sport | Rabu, 08 Januari 2020 | 07:10 WIB

Konsumsi Suplemen Tanpa Batas Berdampak Bagi Kesehatan

Konsumsi Suplemen Tanpa Batas Berdampak Bagi Kesehatan

Your Say | Selasa, 07 Januari 2020 | 16:01 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB