Studi: Tinggal Jauh dari Kantor Bikin Pekerja Kurang Tidur dan Olahraga

M. Reza Sulaiman

Rabu, 08 Januari 2020 | 11:20 WIB
Studi: Tinggal Jauh dari Kantor Bikin Pekerja Kurang Tidur dan Olahraga
Calon penumpang kereta rel listrik Commuter Line di Stasiun Tanah Abang Jakarta, Senin (30/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Studi: Tinggal Jauh dari Kantor Bikin Pekerja Kurang Tidur dan Olahraga

Siapa dari Anda yang memiliki rumah di Bogor, Depok, Tangerang, atau Bekasi namun bekerja di Jakarta? Waspada, bisa jadi Anda mengalami masalah tidur lho!

Dilansir VOA Indonesia, sebuah studi dari Swedia menunjukkan orang-orang yang bekerja penuh waktu dan harus menempuh jarak jauh untuk bekerja, cenderung memiliki masalah tidur dan gaya hidup yang monoton dibanding rekan-rekan yang berkantor lebih dekat ke rumah.

Berdasarkan kajian tersebut, kalangan pekerja yang memiliki jam kerja lebih dari 40 jam seminggu dan setiap hari menempuh perjalanan lebih dari 30 menit untuk ke kantor, berisiko memiliki gaya hidup tidak aktif sebanyak 25 persen lebih tinggi. Selain itu mereka juga memiliki risiko masalah tidur sebanyak 16 persen lebih tinggi.

"Masalah tidur mungkin timbul dari kurangnya waktu untuk kegiatan pelepasan stres dan relaksasi," kata Jaana Halonen, ketua penulis studi dari Universitas Stockholm dan Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Finlandia di Helsinki.

"Orang juga mungkin terlalu lelah untuk aktif secara fisik setelah hari kerja yang panjang dan bepergian," kata Halonen melalui email.

Halonen dan rekannya mencatat dalam Occupational & Environmental Medicine, jadwal harian kebanyakan orang dewasa ditentukan oleh rutinitas kerja mereka, termasuk berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk bekerja.

Meski jam kerja yang panjang telah dikaitkan dengan perilaku tidak sehat, seperti kurang aktif bergerak, merokok, dan kebiasaan makan yang buruk, tak banyak diketahui gabungan efek dari kerja berlebihan dan melakukan perjalanan jauh untuk bekerja dalam waktu lama.

Dalam melakukan studi tersebut, para peneliti melakukan survey terhadap lebih dari 22 ribu orang dewasa setidaknya dua kali antara 2008 dan 2018. Para peneliti menanyakan kepada responden tentang pekerjaan dan waktu tempuh perjalanan ke kantor, seberapa banyak mereka minum, merokok, berolahraga dan tidur. Mereka juga ditanya tentang tinggi dan berat peserta untuk menentukan indeks massa tubuh (BMI).

baca juga
Penumpang KRL jurusan Tangerang - Duri. [Suara.com/Anggy Muda]
Ilustrasi pekerja jarak jauh menggunakan KRL. [Suara.com/Anggy Muda]

Meski banyak pekerja memiliki rute yang konsisten untuk bekerja selama penelitian tersebut dilakukan, sebanyak 14 persen responden telah mengubah waktu perjalanan sekali selama penelitian. Sekitar 5 persen mengubah perjalanan setidaknya dua kali.

Kata studi tersebut, di antara orang-orang yang biasanya bekerja kurang dari 40 jam seminggu, waktu perjalanan tampaknya tidak mempengaruhi perilaku kesehatan, seperti minum, merokok atau berolahraga.

Orang dengan jam kerja lebih lama dan perjalanan panjang tampaknya lebih cenderung memiliki kelebihan berat badan dibandingkan mereka yang bekerja atau bepergian lebih sedikit. Namun, hal ini bisa jadi hanya karena kebetulan.

Para peneliti tidak memiliki data tentang bagaimana orang bepergian, sehingga tidak jelas apakah mereka memiliki mode transit yang tidak aktif seperti mengemudi atau jika mereka berolahraga dengan berjalan kaki atau bersepeda.

"Kami tahu berjalan kaki dan bersepeda untuk bepergian cenderung dikaitkan dengan kesehatan yang lebih baik," kata Oliver Mytton, seorang peneliti di University of Cambridge di Inggris yang tidak terlibat dalam penelitian ini. [VOA Indonesia]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pola Tidur yang Buruk Dapat Berpotensi Buruk Bagi Kesehatan Remaja.

Pola Tidur yang Buruk Dapat Berpotensi Buruk Bagi Kesehatan Remaja.

Your Say | Senin, 06 Januari 2020 | 15:16 WIB

Jangan Biarkan Anak Remaja Begadang, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Depresi

Jangan Biarkan Anak Remaja Begadang, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Depresi

Health | Selasa, 31 Desember 2019 | 19:00 WIB

Ilusi Vape Bukan Solusi

Ilusi Vape Bukan Solusi

Your Say | Sabtu, 28 Desember 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Review Sacrifice: Satir Kaum Superkaya dan Ambisi Selamatkan Bumi

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:37 WIB

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

RI Tak Mau Cuma Jadi Pasar Teknologi Global, Chip dan AI Jadi Taruhan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×