Reynhard Sinaga Memerkosa dengan Anal Seks, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 09 Januari 2020 | 09:55 WIB
Reynhard Sinaga Memerkosa dengan Anal Seks, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
Dampak kesehatan anal seks. (Shutterstock)

Suara.com - Reynhard Sinaga, yang memerkosa ratusan lelaki muda dengan anal seks, tengah menjadi perbincangan dunia setelah mendapatkan hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Manchaster, Inggris.

Dikatakan, ia merupakan pelaku dari 159 kasus perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 korban yang seluruhnya lelaki. Hal ini menjadikan Reynhard Sinaga sebagai pemerkosa berantai terbesar dalam sejarah Inggris.

Menurut laman BBC, seluruh tindak perkosaan ini dilakukan di apartemennya yang berada di pusat kota Manchaster. Modusnya, ia memanfaatkan kerentanan para korban yang tengah mabuk setelah keluar malam, dan kemudian diajak ke tempat tinggalnya.

Reynhard Sinaga membius para korban dengan obat yang dicampur minuman beralkohol. Di saat para korbannya tidak sadarkan diri, ia pun melakukan aksi anal seksnya.

Jaksa penuntut menggambarkan perkosaan yang dilakukan oleh lelaki ini adalah penetrasi penis ke anus korban tanpa sepengetahuan para korbannya, alias sodomi.

Terkait hal ini, akademisi dan praktisi klinis, Prof. DR. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD KGEH. MMB, menyoroti dampak yang bisa dialami oleh para korban sodomi. Selain bisa menyebabkan guncangan psikis, kondisi fisik akan risiko terkena berbagai penyakit juga bisa mereka dapatkan.

"Anus atau dubur memang tidak dipersiapkan untuk menerima masuknya benda asing dari luar. Anus berperan sebagai tempat lewatnya feses atau kotoran, sehingga jelas bahwa anus bisa menjadi sumber infeksi," jelasnya berdasarkan siaran pers yang Suara.com terima.

Selain itu, lanjut Prof. Ari, karena anus atau dubur tidak siap untuk menerima masuknya benda dari luar, jika masuknya benda tersebut dilakukan secara paksa dan tanpa diberikan lubricant (pelumas), hal ini akan menyebabkan dinding anus dan bagian poros usus (rektum) rentan untuk luka.

Kondisi luka tersebut akan memudahkan tertularnya berbagai infeksi dari pasangan yang melakukan seks anal. Risiko terjadi luka akan bertambah banyak jika proses anal seks dilakukan secara dipaksa.

baca juga

Berbagai penyakit infeksi karena hubungan seksual (sexually transmitted disease/STD) pada akhirnya menjadi mudah ditularkan melalui hubungan anal seks ini.

"Berbagai penyakit STD, antara lain HIV, Herpes simplex, hepatitis B, hepatitis, C dan human papiloma virus (HPV). Selain itu, infeksi bakteri yang bisa terjadi antara lain gonorea, khlamidia, syphilis, dan shigelosis," jelansya lagi.

Pasien dengan infeksi bakteri ini bisa saja mengalami diare berdarah dan berlendir, mengalami luka-luka terinfeksi, bahkan timbul bisul dan radang diseputar dubur dan poros usus (rektum), serta timbulnya nyeri saat buang air besar.

Akibat yang paling berbahaya dari anal seks adalah terjadinya kanker anus yang lebih tinggi pada mereka di bawah usia 30 tahun.

"Sejauh ini saya beberapa kali mendapat kasus kanker anus berumur di bawah 30 tahun dan berhubungan dengan riwayat anal seks. Umumnya, mereka melakukan anal seks dari partnernya. Dari beberapa literatur yang saya baca, kebiasaan anal seks dilakukan biasanya terinpirasi setelah menonton film porno," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Reynhard Sinaga, Irfan Hakim : Cukup Memalukan untuk Indonesia

Kasus Reynhard Sinaga, Irfan Hakim : Cukup Memalukan untuk Indonesia

Entertainment | Kamis, 09 Januari 2020 | 06:35 WIB

Penyidik Sebut Reynhard Sinaga Psikopat, Apa Bedanya dengan Sosiopat?

Penyidik Sebut Reynhard Sinaga Psikopat, Apa Bedanya dengan Sosiopat?

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 19:08 WIB

Detektif Sebut Reynhard Sinaga Psikopat, Waspadai Ciri-cirinya!

Detektif Sebut Reynhard Sinaga Psikopat, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Rabu, 08 Januari 2020 | 18:22 WIB

Terkini

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan

Surakarta | Minggu, 06 September 2026 | 22:27 WIB

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan

Malang | Minggu, 06 September 2026 | 22:24 WIB

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda

Kaltim | Minggu, 06 September 2026 | 22:21 WIB

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset

Kalbar | Minggu, 06 September 2026 | 22:18 WIB

×