Studi Sebut Air Toilet Aman & Bagus untuk Diminum, Ini Alasannya!

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 09 Januari 2020 | 14:09 WIB
Studi Sebut Air Toilet Aman & Bagus untuk Diminum, Ini Alasannya!
Air Toilet. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika membahas air toilet, pasti yang terlintas di benak Anda adalah air kotor yang menjijikkan dan tidak mungkin bisa diminum. Namun, temuan terbaru para ilmuan mematahkan anggapan tersebut.

Seperti dilansir dari Awesomejelly, Kamis (9/1/2020), para peneliti mengajak orang-orang mulai menerima air toilet sebagai air yang layak dikonsumsi, terutama langsung dari toiletnya.

"Dulu mungkin hal ini sulit diterima. Tapi sekarang kami yakin ini bisa bermafaat untuk masa depan," ujar peneliti dari Universitas California.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di University of California menemukan bahwa air toilet rasanya seperti air keran atau air botolan. Air toilet sebenarnya lebih baik untuk dikonsumsi karena air toilet sudah melalui proses daur ulang.

Studi dilakukan dengan melibatkan sekitar 150 sukarelawan yang menguji air keran, air kemasan, dan air limbah daur ulang tanpa diberi keterangan atau label. Peneliti kemudian mensurvei air mana rasanya lebih baik.

Dari studi tersebut, didapat temuan yang cukup mengejutkan: Air keran mendapat peringkat paling rendah.

“Air berbasis air tanah tidak terlalu disukai, begitu juga dengan air kemasan. Sedangkan air toilet cukup disukai,” kata Mary Guavain, rekan penulis studi ini. “Kami pikir itu terjadi karena air toilet dan air kemasan melewati proses pengolahan yang sangat mirip.”

Dijelaskan lagi oleh ketua peneliti, Daniel Harmon, memang air toilet terdengar kotor dan menjijikkan, sehingga tak heran jika tidak banyak orang yang mau mencoba. Tetapi, sumber air ini mungkin akan sangat populer dalam beberapa dekade mendatang.

“Penting untuk membuat air toilet menjadi tidak menjijikan lagi di dalam benak orang-orang, karena ini merupakan sumber air yang bagus untuk sekarang dan di masa depan,” kata Harmon.

baca juga

Dua pertiga orang di bumi tidak memiliki akses ke air bersih yang sehat. Dan ketika proses air minum kemasan hampir mirip dengan proses yang dilakukan pada air toilet, tampaknya bukan masalah besar untuk mendaur ulang air toilet menjadi air minum yang aman. Kamu setuju, nggak?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Air Minum di Bumi Kian Langka, Picu Konflik Sengit di 10 Tahun Terakhir

Air Minum di Bumi Kian Langka, Picu Konflik Sengit di 10 Tahun Terakhir

Tekno | Rabu, 01 Januari 2020 | 03:15 WIB

Jual Air Minum dari PDAM, Bos Perusahaan Ternama di Sumbar Ditahan Polisi

Jual Air Minum dari PDAM, Bos Perusahaan Ternama di Sumbar Ditahan Polisi

News | Rabu, 20 November 2019 | 07:29 WIB

Kesadaran Masyarakat terhadap Bahan Baku Air Bersih Masih Rendah

Kesadaran Masyarakat terhadap Bahan Baku Air Bersih Masih Rendah

Bisnis | Rabu, 06 November 2019 | 22:27 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×