Kale, Kubis dan Brokoli Bisa Cegah Risiko Kanker Usus Besar, Ini Buktinya

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:23 WIB
Kale, Kubis dan Brokoli Bisa Cegah Risiko Kanker Usus Besar, Ini Buktinya
Ilustrasi brokoli dapat mencegah risiko kanker usus besar. (Shutterstock)

Suara.com - Kale, sayuran satu ini dikenal memiliki gizi dan manfaat yang begitu kaya. Bahkan, sebuah studi terbaru mengungkap, sayuran ini, bersama dengan kubis atau kembang kol dan brokoli juga bisa membantu mencegah kanker usus besar di kemudian hari.

Penelitian yang dilakukan oleh Francis Crick Institute di London menemukan bahwa zat kimia indole-3-carbinol (I3C), yang terdapat dalam kelompok tanaman Brassica genus, ini dapat mengurangi peradangan usus dan usus besar, sehingga mengurangi kemungkinan kanker.

Sayuran dalam keluarga tanaman Brassica genus termasuk brokoli, kembang kol, kecambah, kubis dan kale.

Peneliti mengungkap, bahwa zat kimia tersebut langsung bekerja di dalam tubuh ketika sayuran-sayuran tersebut dicerna.

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, ilmuwan melakukan penelitian dengan mempelajari tikus yang dimodifikasi secara genetik dan memberi mereka diet kaya I3C. Mereka juga mempelajari organ usus tikus, yang disebut 'mini guts' yang dibuat dari sel induk.

Mereka menemukan bahwa keberadaan I3C mampu mencegah peradangan usus besar dan kanker dengan mengaktifkan protein yang disebut reseptor aril hidrokarbon (AhR).

Efek pertama yang terlihat adalah zat kimia tersebur bekerja dengam menghentikan peradangan usus, karena AhR mampu mengirim sinyal ke sel kekebalan dan sel epitel di lapisan usus. Inilah yang membuat tikus kurang terhindar dari kecenderungan kanker usus besar.

"Kami mempelajari tikus yang dimodifikasi secara genetik yang tidak dapat menghasilkan atau mengaktifkan AhR dalam usus mereka, dan menemukan bahwa mereka mudah mengembangkan peradangan usus yang berkembang menjadi kanker usus besar," jelas Dr. Amina Metidji, rekan postdoctoral di Francis Crick Institute dan penulis pertama studi ini.

“Namun, ketika kami memberikan mereka diet kaya I3C, mereka tidak mengalami peradangan atau kanker. Menariknya, ketika tikus yang kankernya sudah berkembang beralih ke diet yangkaya I3C, mereka berakhir dengan tumor yang jauh lebih sedikit yang juga lebih jinak," tambah Dr. Amina dilansir independent.co.uk.

baca juga

Hasil dari studi tersebut mengarahkan tim pada kesimpulan bahwa mengkonsumsi makanan tertentu dapat memainkan peran penting dalam mencegah beberapa jenis kanker.

Pemimpin di Francis Crick Institute dan penulis studi senior, Dr Gitta Stockinger melanjutkan bahwa meskipun faktor lingkungan dan genetik masih dapat memengaruhi kemungkinan seseorang didiagnosis mengidap kanker, mengonsumsi makanan sehat adalah bentuk pencegahan yang sangat efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IKABDI Nilai Kemenkes Tak Ada Kejelasan soal Obat Kanker Usus Besar

IKABDI Nilai Kemenkes Tak Ada Kejelasan soal Obat Kanker Usus Besar

Health | Jum'at, 26 Juli 2019 | 11:17 WIB

Bukan Main, Remaja Ini Bermain Fortnite Demi Pengobatan Ayahnya

Bukan Main, Remaja Ini Bermain Fortnite Demi Pengobatan Ayahnya

Tekno | Selasa, 16 Juli 2019 | 10:45 WIB

Kasus Kanker Meningkat, Dunia Akan Kekurangan Dokter Onkologi di Tahun 2040

Kasus Kanker Meningkat, Dunia Akan Kekurangan Dokter Onkologi di Tahun 2040

Health | Selasa, 14 Mei 2019 | 17:11 WIB

Kemenkes Diam soal Pencabutan Obat Kanker Usus, Penyintas Terpaksa Bersabar

Kemenkes Diam soal Pencabutan Obat Kanker Usus, Penyintas Terpaksa Bersabar

Health | Senin, 06 Mei 2019 | 12:35 WIB

Ingin Sembuh dari Kanker, Suhartini Sempat Lakukan Hal Usil saat Pengobatan

Ingin Sembuh dari Kanker, Suhartini Sempat Lakukan Hal Usil saat Pengobatan

Health | Rabu, 06 Februari 2019 | 07:34 WIB

Perut Buncit Tapi Sulit BAB, Waspadai Gejala Kanker Usus Besar

Perut Buncit Tapi Sulit BAB, Waspadai Gejala Kanker Usus Besar

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 18:46 WIB

Terkini

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

Gugat Prosedur Tapi Abaikan Substansi, Strategi Febrie Adriansyah Dinilai Gagal Yakinkan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD

Aktivis Ngaku Dicekik Kades Saat Demo Tolak Utang Rp786 Miliar di Gedung DPRD

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:36 WIB

Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Jelang HUT RI ke-81, Peternak DIY Gerah: Harga Telur Anjlok, Pakan Meroket

Jogja | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:34 WIB

Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan

Sosok Raabi'atul Adawiyyah, Menantu Sultan Brunei Juara Baca Al Quran Kehilangan Gelar Bangsawan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:33 WIB

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Danantara Mau Beli Saham BEI, Demutualisasi Masih Jadi Tanda Tanya

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Pemerintah Gagap Komunikasi: Bikin Aturan Dulu, Gaduh Kemudian

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

Mengapa Menjaga Hutan Papua Tak Cukup Mengandalkan Konservasi?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

Jelang Reshuffle, PKB Serahkan Sepenuhnya Pilihan Menteri kepada Prabowo

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:27 WIB

Beyond the Search Bar! Runtuhnya Berhala Metrik, Munculnya Ekosistem Jurnalisme Tanpa Sekat

Beyond the Search Bar! Runtuhnya Berhala Metrik, Munculnya Ekosistem Jurnalisme Tanpa Sekat

Opini | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:27 WIB

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

20 Ucapan Selamat Hari Pramuka Bahasa Inggris dan Artinya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 11:26 WIB

×