Salah Paham Soal Rokok Elektrik Harus Diluruskan, Ini Kata Kemenkes

M. Reza Sulaiman

Kamis, 16 Januari 2020 | 14:16 WIB
Salah Paham Soal Rokok Elektrik Harus Diluruskan, Ini Kata Kemenkes
Kemenkes angkat bicara soal rokok elektrik. (Dok. Suara.com)

Suara.com - Salah Paham Soal Rokok Elektrik Harus Diluruskan, Ini Kata Kemenkes

Kementerian Kesehatan menyebut meningkatnya popularitas rokok elektrik terjadi akibat kesalahpahaman di masyarakat. Rokok elektrik dinilai lebih aman daripada rokok tembakau, padahal hal tersebut tidak benar.

Dikatakan Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan, dr Alexander K. Ginting, SpP, ada anggapa rokok elektrik lebih ringan dengan kandungan nikotin yang rendah, sehingga tidak berbahaya.

"Yang namanya inhalasi atau menghirup asap, baik berasap, elektrik maupun dipanaskan, jelas akan mengganggu proses respirasi dan mengganggu organ lain yang dilalui asap tersebut," tuturnya, dalam temu media di Kemenkes, baru-baru ini.

Menurutnya kesalahpahaman ini bisa menjadi penghambat menciptakan SDM Indonesia yang unggul. Sebab, yang disasar produsen rokok elektrik adalah perokok pemula, bukan perokok aktif.

Belum lagi dampak biaya kesehatan yang jauh lebih. Sebab menurut dr Alexander, kandungan karsinogenik dan iritatif di rokok elektrik bisa meningkatkan risiko penyakit paru kronik, penyakit degeneratif lain, hingga kanker paru.

Ilustrasi rokok elektrik (Shutterstock).
Ilustrasi rokok elektrik (Shutterstock).

"Karena itu, kita harus bantu para perokok untuk berhenti merokok dan yang tidak merokok tidak memulai untuk merokok. Ini adalah gerakan moral kita bersama," katanya.

Menurut Alex, pemerintah tidak kurang dalam melakukan promosi dan prevensi melalui kampanye bahaya rokok, baik rokok biasa maupun rokok elektronik.

"Rokok biasa maupun rokok elektronik apa pun bentuknya tetap disebut rokok. Karena itu, aturan kawasan tanpa rokok juga termasuk berlaku terhadap rokok elektronik," jelasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kompak, Dokter-dokter Tak Setuju Rokok Elektrik Beredar di Indonesia

Kompak, Dokter-dokter Tak Setuju Rokok Elektrik Beredar di Indonesia

Health | Rabu, 15 Januari 2020 | 18:22 WIB

Cairan Perasa pada Rokok Elektrik Menimbulkan Penyakit!

Cairan Perasa pada Rokok Elektrik Menimbulkan Penyakit!

Your Say | Rabu, 15 Januari 2020 | 16:02 WIB

Remaja 15 Tahun Jadi Korban Meninggal Termuda, Karena Rokok Elektrik?

Remaja 15 Tahun Jadi Korban Meninggal Termuda, Karena Rokok Elektrik?

Health | Senin, 13 Januari 2020 | 19:57 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×