Ade Irawan Meninggal Akibat Shock Ditinggal Ria Irawan? Ini Pendapat Pakar

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 17 Januari 2020 | 18:42 WIB
Ade Irawan Meninggal Akibat Shock Ditinggal Ria Irawan? Ini Pendapat Pakar
Ade Irawan meninggal. [Instagram/melly_goeslaw]

Suara.com - Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air. Aktris senior Ade Irawan berpulang ke pangkuan Ilahi, Jumat (17/1/2020). Kabar ini tentu mengagetkan, mengingat kepergiannya hanya berselang 10 hari setelah putrinya, Ria Irawan, wafat karena kanker.

Ade Irawan yang berusia 82 tahun itu memang sempat dirawat di rumah sakit karena sakit jantung dan paru-paru. Dan Ade memang sangat bersedih dan terpukul dengan kabar kepergian putrinya kala itu.

Tapi, benarkah kepergian Ria Irawan menyebabkan kondisi sang ibu yang bernama lengkap Arzia Dahar itu semakin parah?

Dr. Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, FINASIM, membenarkan jika orang dengan darah tinggi atau hipertensi yang berisiko penyakit jantung, saat mendengar kabar duka dan bersedih, denyut nadinya berisiko meningkat.

"Yang bisa mencetuskan karena nadinya jadi cepat karena sedih," ujar dr. Sally saat dihubungi Suara.com, Jumat (17/1/2020).

Dokter yang berpraktik di RSCM Jakarta itu menyebut, kabar duka tidak lantas tiba-tiba membuat seseorang langsung menderita penyakit jantung. Tentu, semua itu adalah akumulasi dari faktor risiko yang dimiliki.

"Tapi bukan tiba-tiba jadi sakit jantung, itu enggak. Sebelumnya pasti sudah ada. Pasti faktor risikonya sudah berjalan bertahun-tahun, baru dia merusak fungsi jantung," ungkapnya.

Risiko penyakit jantung yang sering diabaikan adalah diabetes, hipertensi, kelebihan berat badan, dan merokok. Apalagi pola gaya hidupnya yang jarang berolahraga, stres, dan makan-makanan berlemak.

Sebagai informasi, risiko penyakit jantung pada perempuan memang lebih tinggi dibanding lelaki, dengan perbandingan 1,3 persen dan 1,5 persen. Hal ini karena perempuan punya faktor hormonal.

Tapi saat muda atau masih menstruasi, perempuan cenderung terlindungi. Setelah menopause, barulah faktor risiko akan meningkat drastis. Apalagi jika gaya hidup sehat saat muda tidak dijaga dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambil Menangis, Dewi Irawan : Ibu Bilang Sudah Ditunggu Ria Irawan

Sambil Menangis, Dewi Irawan : Ibu Bilang Sudah Ditunggu Ria Irawan

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2020 | 18:30 WIB

Meninggal di Usia 82, Ade Irawan Derita Komplikasi Jantung dan Paru-paru

Meninggal di Usia 82, Ade Irawan Derita Komplikasi Jantung dan Paru-paru

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2020 | 18:00 WIB

Jenazah Ade Irawan Tiba di Rumah, Tangis Keluarga Pecah

Jenazah Ade Irawan Tiba di Rumah, Tangis Keluarga Pecah

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2020 | 17:16 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB