Depresi Meningkat pada Remaja Perempuan, Mengapa Demikian?

Senin, 20 Januari 2020 | 19:11 WIB
Depresi Meningkat pada Remaja Perempuan, Mengapa Demikian?
Ilustrasi Remaja Depresi. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan data, tingkat depresi pada kalangan gadis remaja di AS meningkat lebih banyak. Dari 12% pada 2011 menjadi 20% pada 2017.

Pakar menemukan, tingkat depresi mulai meningkat ketika smartphone menjadi populer. Generasi remaja yang lahir setelah 1995 (Gen Z) merupakan remaja yang usianya sama dengan ponsel pintar tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga remaja pertama yang mengalami media sosial sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan bersosialisasi.

Anak laki-laki dan perempuan memang menggunakan smartphone pada waktu yang bersamaan. Tapi mengapa anak perempuan mengalami lebih banyak masalah kesehatan mental?

Dilansir Live Science, ternyata remaja lelaki dan perempuan menghabiskan waktu menggunakan media digital dengan cara yang berbeda.

Laki-laki lebih banyak waktu bermain game, sementara perempuan menghabiskan lebih banyak waktu dengan bermain smartphone, dan menggunakan media sosial.

Ilustrasi depresi
Ilustrasi depresi (Shutterstock)

Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa media sosial dapat membuat seseorang tertekan. Hal ini terjadi ketika seseorang membandingkan diri mereka dengan orang lain yang ada di media sosial.

Sebenarnya, baik perempuan maupun lelaki yang menghabiskan banyak waktu bermain ponsel sama-sama mengalami peningkatan ketidakbahagiaan. Tapi, ketidakbahagiaan justu lebih meningkat lagi pada remaja perempuan.

Mengapa perempuan lebih rentan? Peneliti menduga ada hubungannya dengan popularitas.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Bisa Cegah Kematian Akibat Depresi dan Bunuh Diri, Kok Bisa?

Popularitas cenderung memiliki efek yang lebih nyata pada kebahagiaan remaja perempuan daripada kebahagiaan anak laki-laki. Media sosial bisa menjadi tempat mereka untuk mendapatkan itu, serta sebagai platform untuk mengintimidasi, mempermalukan, dan berselisih.

Selain itu, remaja perempuan terus menghadapi tekanan lebih banyak tentang penampilan mereka, yang diperburuk dengan media sosial.

Jika demikian, penggunaan media digital, terutama media sosial, mungkin memiliki efek negatif pada kesehatan mental anak perempuan daripada pada anak laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI