Perlukah Melakukan Pantangan Makan Saat Sakit?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 21 Januari 2020 | 13:18 WIB
Perlukah Melakukan Pantangan Makan Saat Sakit?
Pantangan makan. (Shutterstock)

Suara.com - Saat sakit dan berobat ke dokter, selain memberi resep obat, dokter biasanya akan memberi sederet nasehat termasuk soal pantangan makan. Tujuannya, agar penyakit yang diderita pasien bisa lebih cepat pulih.

Tapi seringkali, karena alasan tidak berselera makan, kita jadi sering melanggar pantangan makan yang diberikan dokter. Adakah efeknya?

Seorang pakar Naturopathic Medicine, Joshua S. Lie, ND, BHSc (CompMed), mengatakan bahwa ia biasanya melakukan cross check terlebih dahulu kepada pasien apakah pantangan makan yang diberikannya sesuai dengan yang dialami pasien atau bisakah diterima berdasarkan logika.

"Zaman sekarang bisa cek di Google apakah nasehatnya itu make sense atau nggak, kalau misalnya nasehatnya make sense, ya jalankan dengan baik," ujarnya ketika ditemui Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Joshua mengatakan, yang dikhawatirkan dari banyaknya pantangan makan, akan membuat pasien tidak berselera makan, lalu yang terjadi justru pasien mengalami malnutrisi.

"Kalau misalnya ada pantangan-pantangan, kayaknya kebanyakan pantangan makan, nanti malah malnutrisi. Kalau kamu ingin lebih yakin lagi, lakukanlah X laboratorium tes sensitivity, IgG (Immunoglobulin G)," jelas Joshua.

Ada dua jenis IgG yang menonjol pada makanan, yakni seseorang akan langsung bereaksi saat alergi terhadap sesuatu makanan, seperti muka bengkak, gatal, atau reaksi spontan lainnya. Itu adalah reaksi umum dan tidak begitu mengkhawatirkan karena bisa terlihat. Justru yang berbahaya adalah saat gejalanya tidak terlihat dan hasil akumulasi atau penumpukkan yang terus menerus.

"Yang khawatir adalah yang IgG itu, ketika kita konsumsi nggak langsung bereaksi, bisa jadi kerasanya itu 2 hari sampai 3 hari kemudian," paparnya.

Efek akumulasi biasanya berimbas pada pencernaan atau penyakit dalam, seperti penumpukkan gas dalam lambung. Gejalanya terlihat kembung dan seperti masuk angin biasa, tapi jika dibiarkan bisa menyebabkan efek berbahaya lainnya.

baca juga

"Ternyata bisa sebabkan inflamasi dari tubuh. Nggak yang bengkak-bengak, tapi itu kecil-kecil yang mikro dalam tubuh itu berbahaya, karena kita nggak tahu, berkelanjutan terus menerus. Seperti ada percikan dalam tubuh, terjadi oksidasi, akhirnya kaya kanker, jadi perperangan dalam tubuh," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Diabaikan, Ketahui Gejala dan Tanda dari Stroke Ringan!

Sering Diabaikan, Ketahui Gejala dan Tanda dari Stroke Ringan!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 20:45 WIB

Ekki Soekarno Sempat Kritis, Marissa Haque Janji Segera Pulang ke Indonesia

Ekki Soekarno Sempat Kritis, Marissa Haque Janji Segera Pulang ke Indonesia

Entertainment | Senin, 20 Januari 2020 | 09:25 WIB

Ekki Soekarno Sedang Ditidurkan, Ini Alasannya

Ekki Soekarno Sedang Ditidurkan, Ini Alasannya

Entertainment | Sabtu, 18 Januari 2020 | 20:18 WIB

Terkini

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

3D Printing Kini Bisa Bikin Mainan hingga Barang Medis

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 11:07 WIB

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 11:05 WIB

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

BI dan Bank Sentral Timor-Leste Sepakati Penjajakan QRIS Antarnegara

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:57 WIB

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

Guruh Soekarnoputra Dikenang Fadli Zon sebagai Sosok yang Tekun Merawat Literasi

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:55 WIB

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Rp8.400 Per Bulan, Petani Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 10:54 WIB

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Tether dan Bitcoin Jadi Aset Kripto Paling Diburu Investor Sepanjang Agustus

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:52 WIB

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Sosok Belliza Shyntia Putri, Anak Bamsoet Sekaligus Calon Menantu Melly Goeslaw

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:50 WIB

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

×