Bermain Seorang Diri, Balita Tersetrum hingga Derita Luka Bakar Tingkat 4

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2020 | 16:12 WIB
Bermain Seorang Diri, Balita Tersetrum hingga Derita Luka Bakar Tingkat 4
Ilustrasi tersetrum listrik. [Shutterstock]

Suara.com - Sudah menjadi tugas orangtua untuk selalu mengawasi buah hati mereka, terutama ketika mereka masih sangat kecil. Namun terkadang, pekerjaan rumah yang menumpuk menjadikan orangtua sulit untuk menjaga sang anak terus menerus.

Inilah yang terjadi pada seorang bayi berusia dua tahun asal Provinsi Liaoning, China.

Ia ditinggalkan bermain sendiri saat sang ibu harus membersihkan rumah.

DIlansir World of Buzz, pada awalnya sang ibu melihat buah hatinya itu bermain dengan paku, yang segera sang ibu ambil karena berbahaya. Sang ibu juga telah menyuruh anaknya untuk berhenti bermain dengan benda tajam tersebut.

Akhirnya sang ibu meletakkan paku di tempat yang dikira tidak dapat dijangkau oleh sang anak. Dan kembali melanjutkan membersihkan rumah.

Stopkontak dan paku (YouTube/Shinchew.com)
Stopkontak dan paku (YouTube/Shinchew.com)

Hingga beberapa saat kemudian, ia mencium bau terbakar dari dalam ruangan. Ketika ia masuk, kejadian tak terduga membuatnya terkejut.

Entah bagaimana putrinya telah meraih paku besi tadi dan menusukkannya ke lubang stop kontak yang hidup. Akibatnya sang anak tersetrum dan mengalami luka parah.

Lengannya menghitam, kulitnya telah terbuka dan mulutnya membengkak.

Luka bakar sang balita (YouTube/Shinchew.com)
Luka bakar sang balita (YouTube/Shinchew.com)

Sang ibu bergegas membawa buah hatinya itu ke rumah sakit.

Setelah diperiksa, dokter mengatakan putrinya itu menderita luka bakar tingkat 4 di telapak tangan, jari telunjuk, serta bibirnya.

Dokter menjelaskan, paparan listrik bertegangan tinggi berisiko membuat sang anak menderita komplikasi jantung atau otak lebih lanjut ketika dirinya bertambah tua nanti. Namun, sang dokter belum dapat memastikannya.

Luka bakar sang balita (YouTube/Shinchew.com)
Luka bakar sang balita (YouTube/Shinchew.com)

Belajar dari insiden ini, mulai sekarang jangan sampai lalai atau membiarkan anak bermain sendiri ketika banyak barang berbahaya di sekitarnya ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesetrum saat Ambil Gantungan Baju, Bocah 11 Tahun Alami Luka Bakar

Kesetrum saat Ambil Gantungan Baju, Bocah 11 Tahun Alami Luka Bakar

Jabar | Rabu, 15 Januari 2020 | 20:40 WIB

Terpopuler Kesehatan: Ereksi 3 Hari, Balita Buta Gara-Gara Flu Biasa

Terpopuler Kesehatan: Ereksi 3 Hari, Balita Buta Gara-Gara Flu Biasa

Health | Selasa, 14 Januari 2020 | 19:38 WIB

Ibunya Asyik Pesta Seminggu, Balita 3 Tahun Ini Meninggal karena Kelaparan

Ibunya Asyik Pesta Seminggu, Balita 3 Tahun Ini Meninggal karena Kelaparan

Health | Selasa, 14 Januari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB