Benarkah Stres Bisa Bikin Rambut Cepat Beruban?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Minggu, 26 Januari 2020 | 15:00 WIB
Benarkah Stres Bisa Bikin Rambut Cepat Beruban?
Ilustrasi rambut beruban karena stres. (Shutterstock)

Suara.com - Benarkah Stres Bisa Bikin Rambut Cepat Beruban?

Pernahkah Anda merasa stres dan tanpa disadari rambut beruban, padahal Anda masih muda? Tim peneliti gabungan dari Amerika Serikat dan Brazil mengungkapkan bagaimana kemungkinan mereka telah menemukan alasan mengapa stres dapat membuat rambut seseorang memutih.

Dalam sebuah penelitian pada tikus, stem cell yang mengontrol kulit dan warna rambut tampak rusak setelah mengalami stres.

Kata peneliti, hasil ini sangat bermanfaat guna menemukan obat yang tepat yang dapat mencegah kerontokan akibat usia.

Pada umumnya, laki-laki dan perempuan dapat memiliki masalah ubat ketika memasuki usia 30 tahunan. Meski sebab umumnya natural dan disebabkan oleh gen, namun terbukti bahwa stres juga memiliki pengaruh yang tinggi.

"Kami tahu dengan pasti bahwa stres bertanggungjawab pada perubahan spesifik di kulit dan rambut, dan bagaimana stres bekerja," kata Prof Ya-Cieh Hsu, peneliti yang melakukan penelitian mendalam di Harvard University.

Lewat penelitian yang dilakukan pada tikus tersebut, stres dapat membuat tikus mengeluarkan hormon adrenalin dan kortisol. Hal tersebut membuat detak jantung mereka semakin kuat dan membuat tekanan darah makin tinggi.

Proses inilah yang membuat stem cell memproduksi melanin dalam folikel rambut. "Saya kira stres buruk bagi tubuh. Tapi dalam beberapa hal, akibat stres lebih besar dari yang saya bayangkan. Hanya dalam beberapa waktu, semua pigmen regenerasi stem cell hilang. Sekali hilang, tidak akan ada lagi. Kerusakannya permanen," lanjut Prof Hsu dilansir BBC.

Lewat eksperimen lain, peneliti menemukan bahwa memblokade perubahan tersebut lewat pemberian obat anti-hypersensitif yang dapat mengatasi masalah darah tinggi.

baca juga

Dan setelah mengkombinasi gen pada tikus yang sakit, mereka dapat mengidentifikasi bahwa ada jenis protein yang terlibat yang dapat merusak stem cell saat stres.

Ketika jenis protein, cyclin-dependent kinase (CDK) tertekan, pengonatan dapat masuk dan diharapkan dapat mencegah masalah kerontokan rambut.

"Penemuan ini bukan obat atau terapi untuk uban. Penelitian kami, dilakukan pada tikus, adalah awal dari jalan panjang untuk menemukan obat bagi manusia. Ini juga memberi kami ide bagaimana stres dapat berakibat pada bagian tubuh kita yang lain," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Top Kesehatan: Langkah Jaga Tulang Hingga Fakta Uban yang Mesti Kamu Tahu

3 Top Kesehatan: Langkah Jaga Tulang Hingga Fakta Uban yang Mesti Kamu Tahu

Health | Kamis, 19 Desember 2019 | 09:00 WIB

Pacar Keanu Reeves Membiarkan Rambut Beruban, Ternyata Ada Alasan Logis

Pacar Keanu Reeves Membiarkan Rambut Beruban, Ternyata Ada Alasan Logis

Lifestyle | Jum'at, 06 Desember 2019 | 15:37 WIB

Rambut Beruban Sebelum Waktunya? Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin

Rambut Beruban Sebelum Waktunya? Bisa Jadi Tanda Kekurangan Vitamin

Lifestyle | Selasa, 22 Oktober 2019 | 20:15 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

×