Hits Kesehatan: Mitos Virus Corona, Vibrator Menembus Vagina

Vania Rossa | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 08:55 WIB
Hits Kesehatan: Mitos Virus Corona, Vibrator Menembus Vagina
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Masifnya penyebaran informasi tentang virus corona Wuhan alias 2019-nCoV membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan klarifikasi. Sebab, tidak semua informasi yang beredar di media sosial benar dan bisa dipertanggung jawabkan. Ini dia 3 mitos seputar virus corona yang beredar di masyarakat.

Buat Anda yang senang menggunakan vibrator atau mainan seks untuk meningkatkan gairah seksual, sebaiknya berhati-hati saat menggunakannya. Baru-baru ini, seorang dokter ahli bedah melakukan operasi untuk mengambil vibrator dari dalam tubuh wanita. Alat mainan seks itu masuk ke dalam tubuh seorang wanita ketika berhubungan seks dengan pasangannya. Nah lho!

1. Terbongkar! WHO Jelaskan 3 Mitos Virus Corona Wuhan yang Beredar di Medsos

Virus Corona Wuhan saat ini sedang menyebar di China. (Shutterstock)
Virus Corona Wuhan saat ini sedang menyebar di China. (Shutterstock)

Terbongkar! WHO Jelaskan 3 Mitos Virus Corona Wuhan yang Beredar di Medsos

Masifnya penyebaran informasi tentang virus corona Wuhan alias 2019-nCoV membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan klarifikasi. Sebab, tidak semua informasi yang beredar di media sosial benar dan bisa dipertanggung jawabkan.

Baca selengkapnya

2. Vibrator Menembus Vagina, Wanita Ini Merasa Perutnya seperti Bergetar

Ilustrasi vibrator. (Shutterstocks)
Ilustrasi vibrator. (Shutterstocks)

Beberapa orang mungkin senang menggunakan vibrator atau mainan seks untuk meningkatkan gairah seksual. Tetapi, seseorang mestinya berhati-hati dalam menggunakannya.

Baru-baru ini seorang dokter ahli bedah melakukan operasi untuk mengambil vibrator dari dalam tubuh wanita. Karena, alat mainan seks itu masuk ke dalam tubuh seorang wanita ketika berhubungan seks dengan pasangannya.

Baca selengkapnya

3. Berhenti Mengonsumsi Satwa Liar! Pakar Sebut Ada 1,7 Juta Virus Mengancam

Hewan penular penyakit berbahaya. (Shutterstock)
Hewan penular penyakit berbahaya. (Shutterstock)

Virus corona yang ditemukan di Hubei, Wuhan, diyakini berasal dari satwa liar yang dijual secara ilegal di pasar ikan kota tersebut.

Pada 2002 silam, wabah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang juga disebabkan oleh virus corona ditemukan pada manusia yang mengonsumsi kelelawar dan musang.

Baca selengkapnya

4. Kasus Virus Corona Wuhan Bertambah, Kapan Kita Harus Khawatir?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Kondisi Kota Wuhan Sesungguhnya Menurut Mahasiswa Indonesia

Begini Kondisi Kota Wuhan Sesungguhnya Menurut Mahasiswa Indonesia

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:26 WIB

Sopir Jepang Terinfeksi Virus Corona meski Belum Pernah ke China, Kok Bisa?

Sopir Jepang Terinfeksi Virus Corona meski Belum Pernah ke China, Kok Bisa?

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:22 WIB

Panik karena Virus Corona, Apakah Berdoa Bisa Membantu? Ini Kata Psikolog

Panik karena Virus Corona, Apakah Berdoa Bisa Membantu? Ini Kata Psikolog

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 08:25 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB