Idap Kondisi Langka, Bayi Ini Lahir Tanpa Anus dan Derita Hidrosefalus

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Februari 2020 | 07:15 WIB
Idap Kondisi Langka, Bayi Ini Lahir Tanpa Anus dan Derita Hidrosefalus
Ilustrasi bayi sakit (Pexels)

Suara.com - Lorenzo, seorang bayi asal Inggris yang lahir dalam kondisi menderita hidrosefalus akibat penyakit langka. Kondisi ini disebabkan oleh cairan menumpuk di dalam kepala yang menyebabkan sebagian otaknya pecah.

Akibat kondisi langka itu, Lorenzo mengalami kerusakan otak dan memiliki kista di tengah otaknya. Selain itu, Lorenzo juga terlahir tanpa anus.

Sebelumnya, Fernando Pontone dan Nichaela Lewis, kedua orangtua Lorenzo disarankan dokter untuk menghentikan kehamilannya pada usia 20 minggu. Saran tersebut berdasarkan pemeriksaan rutin kondisi Lorenzo.

"Saat itu dokter mengatakan ada kemungkinan Lorenzo lahir dalam kondisi buta, tuli, kejang dan tidak bergerak," kata Nichaela, ibu Lorenzo, dikutip dari Daily Star.

Tetapi, Fernando dan Nichaela tetap memutuskan untuk melahirkan Lorenzo karena tak sanggup seolah "membunuh" anaknya. Apalagi mereka sudah berpengalaman memiliki 5 anak.

Ilustrasi bayi sakit (Pexels)
Ilustrasi bayi lahir (Pexels)

"Kami sudah membicarakannya beberapa hari, ada banyak tangisan. Pada akhirnya kami berpikir itu tidak adil. Dia (Lorenzo) memiliki lengan, kaki dan wajah. Jadi, kami tidak bisa membunuhnya," jelas Fernando, ayah Lorenzo.

Kemudian, pemindaian MRI mengonfirmasi bahwa Lorenzo menderita hidrosefalus parah dan memiliki kista di tengah otaknya yang bisa menyebabkan kerusakan parah.

Akhirnya, Lorenzo lahir secara caesar pada 8 Januari 2020 lalu. Saat itu sempat tak terdengar suara tangisan Lorenzo setelah lahir.

Para dokter lalu menemukan komplikasi bahwa Lorenzo lahir tanpa memiliki anus. Jadi, petugas medis segera melakukan kolostomi selama 10 jam setelah Lorenzo lahir.

baca juga

Tak hanya itu, Lorenzo juga harus menjalani operasi otak selama 4 jam setelah seminggu lahir. Fernando, ayah Lorenzo, melihat situasi itu bagaikan mimpi buruknya.

"Ketika saya di rumah, saya ingin berada di rumah sakit. Ketika saya di rumah sakit, saya ingin kembali ke rumah. Hidup ini sangat mengerikan untuk bersikap adil," tutur ayah Lorenzo.

Ilustrasi bayi. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi. (Shutterstock)

Mereka selalu melihat perkembangan kondisi Lorenzo setiap hari di rumah sakit. Tetapi, mereka merasa hari-hari yang dilalui begitu sulit.

Sampai suatu hari, Lorenzo menunjukkan ekspresi sukacita setelah beberapa hari menjalani perawatan di rumah sakit. Momen itulah yang membuat kedua orangtuanya bahagia dan tak putus asa berjuang mempetahankan anaknya.

"Sejauh ini terbukti banyak dokter yang salah. Mereka mengatakan kalau Lorenzo tidak akan bisa bernapas sendiri dan akan mengalami kejang. Tetapi, semua itu tidak pernah terjadi sejak Lorenzo dilahirkan," ujar sang ibu.

Tak hanya itu, mereka juga senang Lorenzo bisa melihat, tidak buta dan tuli seperti kata dokter. Mereka senang melihat Lorenzo tersenyum seolah merespons keberaadaan kedua orangtuanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diduga Karena Ini, Rahadi Namakan Anaknya Alhamdulillah Rejeki Hari Ini

Diduga Karena Ini, Rahadi Namakan Anaknya Alhamdulillah Rejeki Hari Ini

Jogja | Senin, 03 Februari 2020 | 16:37 WIB

Pilu, Bayi 9 Bulan yang Terinfeksi Virus Corona Minta Peluk Sang Ayah

Pilu, Bayi 9 Bulan yang Terinfeksi Virus Corona Minta Peluk Sang Ayah

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:33 WIB

Asyik Memancing, Warga Seturan Temukan Jasad Janin di Jembatan Babarsari

Asyik Memancing, Warga Seturan Temukan Jasad Janin di Jembatan Babarsari

Jogja | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:53 WIB

Alami Cacat Lahir Langka, Bayi Ini Mendapat Operasi di Dalam Kandungan

Alami Cacat Lahir Langka, Bayi Ini Mendapat Operasi di Dalam Kandungan

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:34 WIB

Terkini

Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor

Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Akhir Pekan Makin Hemat! Diskon Grab hingga Rp50.000 Khusus Pengguna Kartu BRI

Akhir Pekan Makin Hemat! Diskon Grab hingga Rp50.000 Khusus Pengguna Kartu BRI

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:57 WIB

Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Pemerasan Modus Kencan via MiChat, 5 Orang Dibekuk Polisi Pekanbaru

Pemerasan Modus Kencan via MiChat, 5 Orang Dibekuk Polisi Pekanbaru

Riau | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Perbandingan Cushion Hanasui vs Glad2Glow Warna Pink, Lengkap dengan Review Pembeli

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:41 WIB

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

Sejoli Kompak Gasak Motor di Kos Cipayung, Sempat Terekam CCTV

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:37 WIB

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Cemara: Hamsad Rangkuti dan Seni Menemukan Makna dari Hal-Hal Sepele

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Alasan Merek Thailand Makin Menarik bagi Konsumen Indonesia

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:28 WIB

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

Sengketa Aset Sekolah di Pamulang, Menteri PPPA Soroti Dampaknya terhadap Psikologis Anak

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:21 WIB

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

5.417 Desa Ada di Sumut, 521 Desa Masuk Kategori Sangat Tertinggal

Sumut | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:16 WIB

×