Array

Lucinta Luna Positif Pakai Benzo, Obat Penenang yang Kerap Disalahgunakan

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Selasa, 11 Februari 2020 | 17:47 WIB
Lucinta Luna Positif Pakai Benzo, Obat Penenang yang Kerap Disalahgunakan
Artis Lucinta Luna berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Kamis (20/12). [Foto/Suara.com]

Suara.com - Polisi membekuk artis Lucinta Luna atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis ekstasi. Lucinta Luna dibekuk di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020) pagi tadi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan selain membekuk LL (Lucinta Luna) pihaknya juga turut membekuk tiga orang lainnya berinisial H, D, dan N.

Saat melakukan penggeledahan di Apartemen Thamrin City, polisi berhasil menemukan tiga butir ekstasi yang telah dibuang ke tempat sampah.

Setelah dilakukan tes urine, Lucinta Luna dinyatakan positif mengonsumsi zat psikotropika benzodiazepine. Dari 4 orang yang dibekuk, hanya Lucinta Luna yang positif mengonsumsi zat psikotropika tersebut.

Dilansir dari laman Web MD, Benzodiazepine disebut juga dengan nama benzo. Obat ini dikenal sebagai obat penenang dan sering diresepkan dokter di Amerika.

Dokter biasa meresepkan benzo untuk kondisi medis seperti gelisah, insomnia, gangguan panik, pelemas otot, penarikan diri dari alkohol hingga kejang.

Ilustrasi Narkoba (freeimages)
Ilustrasi Narkoba (freeimages)

Sayangnya, benzo sering disalahgunakan. Memang kematian dan penyakit serius jarang terjadi akibat penyalahgunaan benzo.

Namun, jika benzo diminum dengan kombinasi alkohol dan obat lain, efeknya akan sangat berbahaya bahkan mematikan.

Pada dosis normal atau teratur, benzodiazepin meredakan kecemasan dan insomnia . Mereka biasanya ditoleransi dengan baik. Terkadang, orang yang menggunakan benzodiazepin mungkin merasa mengantuk atau pusing.

Baca Juga: Terciduk Kasus Narkoba, Urine Lucinta Luna Positif Mengandung Benzo

Sedangkan mengonsumsi benzo dosis tinggi dapat menghasilkan efek samping yang lebih serius. Tanda dan gejala toksisitas akut atau overdosis dapat meliputi kantuk, kebingungan, pusing, penglihatan kabur, lemah, bicara tidak jelas, sulit bernafas hingga koma.

Meskipun banyak kegunaannya, benzodiazepine dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. Ketergantungan dapat menyebabkan kejang ketika dihentikan secara tiba-tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI