Kemenkes Pastikan WNI di Kapal Pesiar Jepang Dinyatakan Bersih dari Corona

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 11 Februari 2020 | 18:30 WIB
Kemenkes Pastikan WNI di Kapal Pesiar Jepang Dinyatakan Bersih dari Corona
Ilustrasi kapal pesiar. (Pixabay/susannp4)

Suara.com - Kemenkes Pastikan WNI di Kapal Pesiar Jepang Dinyatakan Bersih dari Corona

Wabah virus corona atau novel coronavirus (2019-nCoV) tidak hanya terjadi darat, tapi juga di atas lautan. Lebih dari 3600 penumpang kapal pesiar Diamond Princess, 135 orang diantaranya dipastikan terinfeksi novel coronavirus.

Akibatnya kapal yang kini tengah bersandar di pelabuhan Yokohama itu harus menjadi tempat karantina mereka yang terinfeksi virus. Adapun karantina bakal dilakukan sampai 19 Februari 2020 mendatang.

Nah, mirisnya ada sebanyak 78 WNI yang berada di atas kapal tesebut. Beruntungnya, semua WNI telah dinyatakan negatif dari virus yang mematikan itu.

"Dari 78 warga negara kita yang ada di kapal sebut alhamdulillah tidak ada satu pun yang terkena infeksi novel coronavirus," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan, Anung, Sugihantono di Balitbangkes, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Untuk memantau kondisi para WNI itu, Anung sebagai jubir kesehatan internasional Indonesia menyebut sudah berkomunikasi dengan jubir kemenkes dan kesejahteraan sosial Jepang. Kabar terbarunya pada Senin, 10 Februari sore para WNI dinyatakan bersih dari coronavirus.

"Kewarganegaraan (siapa saja yang positif tidak akan saya buka kepada teman-teman (wartawan), karena ini menyangkut di negara masing-masing," imbuhnya.

Sedangkan terkait rencana penjemputan atau kepulangan 78 WNI ini. Kemenkes masih akan menunggu keputusan kementerian luar negeri. Mengingat sebagian besar WNI bekerja sebagai ABK (anak buah kapal), yang artinya ada ikatan kontrak untuk mereka bekerja.

"Jadi kalau masih ada kontrak kerja mereka bisa berlayar lagi dari yang memberi kerja, ya urusan mereka," tuturnya.

Meski begitu, apabila nanti mereka diperkenankan pulang karena kejadian kerja atau adanya putusan hubungan kerja, maka pemerintah akan menindaklanjutinya.

baca juga

"Teman-teman kita yang ada di KBRI Jepang dan Kemenlu, terutama untuk perlindungan WNI pasti akan mengambil komunikasi lebih lanjut apa yang mau di lakukan kira-kira itu," tutup Anung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berbagi Makanan Hot Pot, 9 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona

Berbagi Makanan Hot Pot, 9 Anggota Keluarga Terinfeksi Virus Corona

Health | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:49 WIB

Mengapa di Indonesia Belum Terdeteksi Virus Corona? Menkes: Karena Doa

Mengapa di Indonesia Belum Terdeteksi Virus Corona? Menkes: Karena Doa

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:29 WIB

Terjebak Virus Corona, Penumpang Kapal Ditawari Streaming Video Porno

Terjebak Virus Corona, Penumpang Kapal Ditawari Streaming Video Porno

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 16:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×