Pernah Merasa Terjatuh saat Tidur? Ternyata Ini yang sedang Terjadi!

Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:56 WIB
Pernah Merasa Terjatuh saat Tidur? Ternyata Ini yang sedang Terjadi!
Ilustrasi tidur (shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin pernah merasa seperti terjatuh saat tidur, lalu tubuh Anda basah kuyup saat bangun tidur, tetapi posisi tubuh masih aman di tempat tidur.

Ternyata kondisi itu disebut hypnagogic jerk atau hypnic jerk, yakni gerakan tubuh yang terjadi tiba-tiba, kuat dan sangat singkat saat tidur.

Hypnagogic jerk merupakan periode transisi antara terjaga dan tidur. Hypnagogic jerk merupakan kontraksi otot tak sadar yang dialami beberapa orang ketika tidur.

Beberapa orang mungkin merasakan sentakan atau gerakan tubuh ini ringan. Tetapi, ada pula yang mengalami gerakan lebih kuat dan intens.

Penelitian pun belum mengetahui penyebab pasti gerakan tubuh tiba-tiba ini saat tidur. Namun, ada banyak teori tentang faktor-faktor yang mungkin memengaruhi terjadinya hypnagogic jerk.

Menurut studi tahun 2016 dilansir dari World of Buzz, hypnagogic jerk terjadi secara mendadak dan bisa dialami oleh semua orang dari segala usia.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa 60 hingga 70 persen orang mengalami hypnagogic jerk hanya ketika mereka tertidur.

Ilustrasi tidur. [Shutterstock]
Ilustrasi tidur. [Shutterstock]

Sebenarnya kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. Karena, kemungkinan hypnagogic jerk menyebabkan komplikasi atau efek samping pada tubuh sangat rendah.

Tetapi, ada gejala yang mungkin bisa Anda perhatikan berkaitan dengan hypnagogic jerk. Gejalanya termasuk perasaan terjatuh, bermimpi sedang terjatuh, detak jantung yang cepat, pernapasan cepat, berkeringat dan sentakan atau gerakan otot tubuh yang tiba-tiba.

Baca Juga: Korban Virus Corona Berisiko Stres hingga Frustasi, Ini Alasannya

Adapun beberapa hal yang bisa menyebabkan hypnagogic jerk, antara lain:

1. Aktivitas fisik

Olahraga setelah matahari terbenam atau malam hari bisa mempersulit tubuh untuk rileks sebelum tidur. Akibatnya, stimulasi berlebih bisa muncul di awal tidur.

Tidur nyenyak/Shutterstock
Tidur nyenyak/Shutterstock

2. Stimulan

Stimulan bekerja seperti kafein dan nikotin yang bisa memengaruhi kemampuan tubuh untuk tidur secara alami dan tetap tertidur.

3. Stres atau kecemasan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI