3 Jenis Makanan Terbaik untuk Perempuan yang Ingin Cepat Hamil

Silfa Humairah Utami | Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 16 Februari 2020 | 14:00 WIB
3 Jenis Makanan Terbaik untuk Perempuan yang Ingin Cepat Hamil
Kacang-kacangan, salah satu makanan yang baik dikonsumsi perempuan yang ingin cepat hamil. (Shutterstock)

Suara.com - 3 Jenis Makanan Terbaik untuk Perempuan yang Ingin Cepat Hamil

Perempuan yang baru menikah tentu tidak sedikit yang mendambakan kehamilan.

Menurut dr. Thomas Chayadi, Sp.OG dari RSPI Puri Indah, beberapa jenis makanan memiliki kemampuan yang baik dalam merangsang kehamilan.

Makanan tersebut biasanya merupakan makanan yang mengandung makronutrien dan mikronutrien seimbang.

Makronutrien, kata dr Thomas Chayadi, terdiri dari karbohidrat, protein dan lemak. Maka, cukup baik dikonsumsi untuk merangsang fungsi dari reproduksi.

Karbohidrat, kata dr. Thomas, akan baik jika dikonsumsi dengan kualitas dan kuantitas yang benar. Namun ia juga mengimbau untuk mengurangi karbohidrat yang mengandung indek glikemik tinggi.

"Karena berisiko untuk mengalami gangguan ovulasi. Konsumsi serat yang berlebih juga dapat menggangu ovulasi," tambahnya.

Sementara untuk konsumsi protein tidak akan memengaruhi fungsi dari reproduksi. Protein diperlukan untuk pembentukan sel sehingga diet protein yang seimbang dibutuhkan.

"Makanan yang mengandung protein seperti daging sapi, ikan, ayam, dan kacang-kacangan"

Di sisi lain, konsumsi lemak juga harus diperhatikan. Konsumsi lemak jenuh yang berlebih dapat menggangu sel telur, tetapi konsumsi asam lemak tak jenuh terutama lemak tak jenuh ganda dapat memperbaiki proses pembentukan sel telur.

"Konsumsi lemak trans juga harus dihindari, karena berhubungan dengan resistensi insulin yang lebih tinggi dan dapat menggangu fungsi ovulasi. Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi seperti daging merah, susu dan produk susu yang berlemak tinggi dan makanan berminyak lainnya," terangnya dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (16/2/2020).

Sementara itu, daftar makanan yang mengandung lemak tak jenuh di antaranya alpukat, minyak zaitun (olive oil), salmon dan kacang-kacangan seperti almond, walnut, hazelnut.

"Lemak trans biasanya dijumpai pada makanan cepat saji seperti burger, kentang goreng, ayam goreng, mentega," tambahnya.

Selain asupan makronutrien, sambung dr Thomas, asupan mikronutrien juga sangat penting untuk mempercepat dan merangsang kehamilan. Mikronutrien terdiri dari asam folat, vitamin D dan zat besi.

Menurut dr. Thomas, kadar asam folat yang rendah terkait dengan pembelah sel yang kurang baik, peningkatan kadar stres oksidatif, dan kematian sel. Hal-hal tersebut yang dipercaya dapat mengganggu proses perkembangan sel telur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kate Middleton Beri Sinyal Kehamilan Anak Keempat?

Kate Middleton Beri Sinyal Kehamilan Anak Keempat?

Lifestyle | Jum'at, 14 Februari 2020 | 10:44 WIB

Kabar Bahagia! Sophie Turner Hamil Anak Pertama dengan Joe Jonas

Kabar Bahagia! Sophie Turner Hamil Anak Pertama dengan Joe Jonas

Lifestyle | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:35 WIB

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Waspada, Ibu Hamil Alami Sifilis Tingkatkan Risiko Anak Lahir Cacat

Health | Kamis, 13 Februari 2020 | 08:55 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB