Waspada, Serangan Jantung Pagi dan Fase Tidur Paling Berbahaya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 21 Februari 2020 | 13:19 WIB
Waspada, Serangan Jantung Pagi dan Fase Tidur Paling Berbahaya!
Ilustrasi serangan jantung, dada sesak, nyeri dada. (Shutterstock)

Suara.com - Kematian Ashraf Sinclair, suami Bunga Citra Lestari tidak hanya menjadi perhatian media Indonesia, tetapi juga media Malaysia.

Seperti yang kita ketahui, Ashraf Sinclair meninggal dunia karena serangan jantung pagi hari pada Selasa (18/2/2020) lalu.

Serangan jantung merupakan penyebab kematian tertinggi yang bisa menyerang siapapun, meskipun tidak ada faktor genetik. Banyak orang menghubungkan risiko serangan jantung dengan tekanan pekerjaan dan stres.

Padahal serangan jantung tidak selalu dipicu oleh tekanan bekerja, tetapi masih banyak faktor lain yang bisa memperburuk kondisi jantung seseorang.

Selain itu, banyak orang mungkin belum memahami waktu paling berbahaya dan riskan jika seseorang terkena serangan jantung.

Menurut Public Health Malaysia dikutip oleh worldofbuzz.com, waktu paling berbahaya jika seseorang terkena serangan jantung, yakni antara pagi hari dan selama fase tidur terakhir.

Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)
Ilustrasi dada berdebar, serangan jantung. (Shutterstock)

Satu kelompok penelitian di Harvard pun telah mempelajari waktu berbahaya serangan jantung ini. Mereka menemukan bahwa risiko ekstra infark miokard atau serangan jantung terjadi antara pukul 6 pagi sampai tengah hari, yakni sekitar 40 persen.

Peningkatan risiko ini disebabkan oleh hormon kortisol Anda yang disekresikan oleh kelenjar adrenal meningkat pada waktu tersebut.

Jadi, Anda akan mengalami peningkatan tekanan darah, kadar gula dan detak jantung selama rentang waktu berbahaya tersebut.

baca juga

Ketika itu terjadi, tubuh Anda akan membutuhkan lebih banyak oksigen yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, termasuk jantung.

Kesehatan jantung. (Shutterstock)
Kesehatan jantung. (Shutterstock)

Pagi hari juga merupakan waktu yang tepat bagi partikel-partikel dalam darah Anda untuk menempel di dinding pembuluh darah Anda. Hal ini akan membuat aliran darah Anda tepat saat tubuh membutuhkan oksigen.

Tetapi, hal ini merupakan salah satu faktor dari banyak aspek lain yang membuat Anda berisiko terkena serangan jantung.

Adapun risiko lainnya seperti orang dengan tekanan darah tinggi, diabetes, kebiasaan merokok, stres dan kurang tidur yang semuanya bisa meningkatkan peluang serangan jantung.

Pada intinya, jangan abaikan gejala-gejala yang mengarah pada serangan jantung. Bagaimanapun, deteksi dini dan perawatan cepat bisa menyelamatkan nyawa seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Janji BCL Kepada Jenazah Ashraf Sinclair, Jaga Dirinya dan Noah dengan Baik

Janji BCL Kepada Jenazah Ashraf Sinclair, Jaga Dirinya dan Noah dengan Baik

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2020 | 12:25 WIB

BCL Hibur Anaknya, Noah yang Menangis di Kamar Usai Ashraf Meninggal Dunia

BCL Hibur Anaknya, Noah yang Menangis di Kamar Usai Ashraf Meninggal Dunia

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:50 WIB

Di Mata Dimas Beck, Ashraf Sinclair Sosok Abang yang Keren

Di Mata Dimas Beck, Ashraf Sinclair Sosok Abang yang Keren

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:47 WIB

Pernah Ungkap Alasan Mau Nikahi Ashraf, BCL: Dia Bisa Semuanya

Pernah Ungkap Alasan Mau Nikahi Ashraf, BCL: Dia Bisa Semuanya

Entertainment | Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:25 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB