Jangan Biasakan Anak Tidur di Atas Pukul 9 Malam, Ini Bahayanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 22 Februari 2020 | 15:17 WIB
Jangan Biasakan Anak Tidur di Atas Pukul 9 Malam, Ini Bahayanya!
Anak tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Umumnya, orang harus tidur selama 8 jam. Tetapi, tidur lebih lama lagi karena begadang malam ternyata tidak baik untuk kesehatan, terutama anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Sebuah studi baru menemukan waktu tidur yang lebih lama bisa meningkatkan risiko obesitas pada anak-anak. Waktu tidur malam yang bagus untuk meningkatkan kualitas hidup dan suasana hati, yakni antara 7-9 jam.

Studi yang dilansir dari Daily Star ini melihat hubungan antara obesitas dan tidur pada anak-anak. Hasilnya, mereka menemukan bahwa anak yang tidur larut lebih dari pukul 9 berisiko obesitas.

Dr. Claude Marcus, profesor pediatri di Karolinska Institute di Swedia menemukan bahwa orangtua harus fokus pada jadwal tidur yang disiplin.

Penelitian yang lebih luas tentang obesitas, fokus pada 107 anak-anak dengan 64 anak memiliki orangtua yang kelebihan berat badan atau obesitas.

Ilustrasi anak tidur. [Shutterstock]
Ilustrasi anak tidur. [Shutterstock]

Para peneliti lantas memantau berat badan, tinggi, lingkar pinggang setiap anak dari usia satu hingga 6 tahun dengan semua anak yang memiliki ukuran sama.

Mereka juga memperhatikan jam tidur peserta selama 7 hari berturut-turut selama masa penelitian. Mereka memperhatikan jam tidur ini menggunakan pelacak yang dikenakan di pergelangan tangan anak.

Hasil deteksi pelacak menemukan bahwa anak-anak yang terbiasa tidur larut malam, yakni jam 9 ke atas memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih luas dan lebih tinggi pada akhir penelitian.

"Tidur larut malam salah satu faktor yang sangat menonjol. Hal ini dikaitkan dengan peningkatan berat badan. Jadi, meminta anak-anak tidur lebih awal bisa memberikan perubahan," kata Claude.

baca juga

Penulis studi lantas menyarankan bahwa begadang melebihi jam 9 malam bisa menjadi tanda gaya hidup yang menempatkan anak-anak pada risiko besar obesitas.

"Pandangan pribadinya saya menilai bahwa ini tanda gaya hidup yang mulai tidak teratur," ujarnya.

Namun, ahli endokrin pediatrik UC Davis Health di Sacramento, Dr. Nicole Glaser dan Dr. Dennis Styne, mengatakan ada kemungkinan obesitas dan kurang tidur disebabkan oleh bermain gadget berlebihan.

Sehingga bagian otak yang berfungsi untuk mengatur siklus tidur dan bangun juga mengatur pola makan anak. Pada akhirnya, kebiasaan ini akan berdampak pada kelebihan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Sering Makan Malam Terlambat? Awas Bisa Picu Masalah Kesehatan Serius

Anak Sering Makan Malam Terlambat? Awas Bisa Picu Masalah Kesehatan Serius

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 13:25 WIB

Kakek dan Nenek Mungkin Berkontribusi pada Obesitas Anak, Ketahui Sebabnya!

Kakek dan Nenek Mungkin Berkontribusi pada Obesitas Anak, Ketahui Sebabnya!

Health | Rabu, 19 Februari 2020 | 07:30 WIB

Terlalu Banyak Duduk Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung pada Wanita

Terlalu Banyak Duduk Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung pada Wanita

Health | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:04 WIB

Terkini

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

Jenderal Listyo Sigit Cs Tersangka Penyadapan Presiden, DPR Minta Proses Hukum Transparan

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:14 WIB

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 21:11 WIB

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

Sadap Telepon Presiden, Jenderal Listyo Sigit Cs Bisa Dijerat Pasal Makar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

Sehari Sebelum Jadi Tersangka Penyadapan, Listyo Sigit Prabowo Pegang Obat Flu dan Batuk

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:09 WIB

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

5 Krim Malam untuk Flek Hitam pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 21:05 WIB

×