Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula

M. Reza Sulaiman

Selasa, 25 Februari 2020 | 01:05 WIB
Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Ingin Segara Temukan Vaksin Corona Covid-19, China Coba Beragam Formula

Upaya China untuk menghentikan penyebaran virus Corona Covid-19 di negaranya tidak main-main. Pemerintah China sedang mencoba berbagai macam formula yang diharapkan bisa ampuh melawan virus Corona jenis baru ini.

Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, menyebut pemerintah China tengah melakukan uji coba terhadap sejumlah formula vaksin yang diharapkan dapat menjadi penangkal virus COVID-19 atau virus corona.

"Hingga saat ini, terdapat sejumlah formula yang sedang kami uji coba pada hewan dan kami berharap proses tersebut akan berlangsung kurang dari satu tahun, mungkin dua atau tiga bulan, untuk mendapatkan vaksin yang dapat diuji coba terhadap pasien (manusia)," kata Dubes Xiao dalam sebuah panel diskusi yang digelar oleh Foreign Community Policy Indonesia di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Dia meyakini vaksin merupakan upaya paling efektif untuk mencegah penjangkitan virus tersebut, namun upaya pembuatan vaksin baru harus melalui proses yang sangat terukur dan kompleks. Meski demikian, Xiao mengatakan para dokter dan ilmuwan di China telah membuat kemajuan.

Pada saat yang bersamaan, para dokter tersebut juga berusaha untuk memperbaiki formula dan metode pengobatan bagi mereka yang telah terjangkit, berdasarkan beberapa obat-obatan yang telah terbukti efektif dalam melawan COVID-19.

"Ini adalah virus baru dan sampai sekarang tak banyak yang kita ketahui. Tak ada pengobatan spesifik yang dapat menyembuhkan virus ini. Kami terus berupaya untuk mencari metode, vaksin, dan pengobatan yang sesuai," ujar Xiao.

WHO resmi memberikan nama covid-19 untuk virus Corona baru dari Wuhan. (Shutterstock)
China mencoba beragam formula mencari vaksin virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sementara itu, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Indonesia, Navaratnasamy Paranietharan, menyebut sejak kemunculan epidemi lain beberapa tahun silam, yakni SARS dan MERS, para ahli di China telah melakukan pemetaan untuk menciptakan vaksin.

Paranietharan menyebut proses pembuatan vaksin dapat memakan waktu cukup lama untuk masa riset dan pengembangan, yakni hingga tujuh tahun. Ada pula proses persetujuan dan pra-kualifikasi untuk memastikan vaksin apapun tidak membahayakan bagi masyarakat.

baca juga

"Vaksin untuk percobaan terhadap manusia dapat dicapai dalam lima hingga enam bulan, setelah itu mereka harus melalui proses persetujuan dan pra-kualifikasi proses di WHO yang juga dapat memakan waktu, karena apabila kita tidak mempertimbangkan efeknya, bisa saja ada efek negatif dari vaksin tersebut," ujar Paranietharan yang mengatakan keamanan dan solusi harus seimbang dalam proses pembuatan vaksin. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Pekan Dikarantina, WNI di Jepang: Jemput Kami Secepatnya Pak Presiden!

2 Pekan Dikarantina, WNI di Jepang: Jemput Kami Secepatnya Pak Presiden!

Banten | Senin, 24 Februari 2020 | 21:57 WIB

Deretan Kasus Positif Corona Covid-19 yang 'Numpang Lewat' di Indonesia

Deretan Kasus Positif Corona Covid-19 yang 'Numpang Lewat' di Indonesia

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 18:55 WIB

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Kebingungan Mencari Sebab Lonjakan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 16:36 WIB

Terkini

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Bansos Salah Sasaran? Kemensos Bongkar Modus Baru Penyalahgunaan KTP Warga untuk Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×