Demi Temukan Vaksin Permanen, Ilmuwan Suntik 18 Kera untuk Uji Coba

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Selasa, 25 Februari 2020 | 15:05 WIB
Demi Temukan Vaksin Permanen, Ilmuwan Suntik 18 Kera untuk Uji Coba
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Suara.com - Demi menemukan solusi baru dan mengatasi penyebaran virus corona baru atau covid-19, peneliti dari Institut Kesehatan Nasional AS (NIH) mencoba melakukan penelitian dengan melibatkan 18 kera rhesus.

Eksperimen ini dilakukan dengan cara membuat kera-kera tersebut terinfeksi sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV).

Mereka kemudian menyuntikkan kelompok monyet dengan antivirus atau vaksin eksperimental remdevisir, setelah atau sebelum menginfeksi monyet dengan virus.

Peneliti pun menemukan setelah enam hari monyet yang divaksinasi baik-baik saja, monyet yang dirawat pun baik-baik saja, sedangkan monyet yang tidak diobati menderita beberapa gejala.

Ilmuwan mengungkapkan bahwa sebelumnya vaksin remdesivir dapat melindungi hewan dari berbagai virus.

"Remdesivir sebelumnya melindungi hewan terhadap berbagai virus dalam percobaan laboratorium. Obat ini telah ditunjukkan secara eksperimental untuk secara efektif mengobati monyet yang terinfeksi virus Ebola dan Nipah," ujar salah satu juru bicara NIH, dilansir The Sun.

Monyet di dalam ruang laboratorium (YouTube/The Sun)
Monyet di dalam ruang laboratorium (YouTube/The Sun)

Itulah sebabnya mereka kembali menggunakan teknik yang sama untuk mencoba obat tersebut ke MERS-CoV dan Covid-19, mengingat kedua virus tersebut satu keluarga dan memiliki gejala yang sama.

"Para ilmuwan menunjukkan bahwa hasil penelitian yang menjanjikan mendukung uji klinis tambahan remdesivir untuk MERS-CoV dan Covid-19," sambungnya.

Meski tampak menjanjikan, para ilmuwan masih perlu menjalani uji coba manusia untuk memastikan bahwa obat tersebut bekerja sebelum produksi massal dilakukan.

baca juga
Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi pencegahan virus corona (coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

"Setidaknya dua uji klinis remdesivir untuk 2019-nCoV sedang berlangsung di China, dan pasien lain dengan infeksi 2019-nCoV telah menerima obat di bawah protokol penggunaan," sambung peneliti.

Sebagian besar dari penggunaan hewan ini adalah untuk mengembangkan dan menguji keamanan dan efektivitas obat-obatan dan vaksin potensial manusia.

Primata juga digunakan untuk mempelajari bagaimana fungsi otak dan dalam penelitian yang berkaitan dengan reproduksi manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternyata, Vivo Apex 2020 Punya Gimbal Kamera

Ternyata, Vivo Apex 2020 Punya Gimbal Kamera

Tekno | Selasa, 25 Februari 2020 | 11:20 WIB

Banyak Orang Borong Tisu Demi Hadapi Corona Covid-19, Ini Kata Psikolog!

Banyak Orang Borong Tisu Demi Hadapi Corona Covid-19, Ini Kata Psikolog!

Health | Selasa, 25 Februari 2020 | 11:37 WIB

Kasus Covid-19 'Numpang Lewat' di Indonesia, Tanda Sperma Sehat dan Tokcer

Kasus Covid-19 'Numpang Lewat' di Indonesia, Tanda Sperma Sehat dan Tokcer

Health | Selasa, 25 Februari 2020 | 09:08 WIB

4 Fakta Pulau Sebaru, Lokasi Observasi 188 WNI dari Virus Corona Covid-19

4 Fakta Pulau Sebaru, Lokasi Observasi 188 WNI dari Virus Corona Covid-19

Lifestyle | Selasa, 25 Februari 2020 | 07:25 WIB

Terkini

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×