Produk Pembersih Rumah Tangga Dapat Memicu Penyakit Asma pada Anak

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 27 Februari 2020 | 16:08 WIB
Produk Pembersih Rumah Tangga Dapat Memicu Penyakit Asma pada Anak

Suara.com - Anak-anak yang terpapar produk pembersih rumah tangga sejak usia dini lebih mungkin menderita asma atau masalah pernapasan lainnya seperti mengi, ungkap sebuah studi.

Dilansir dari Independent, para peneliti mengamati lebih dari 2.000 anak-anak dan menemukan bahwa mereka yang paling banyak terkena produk pembersih seperti cairan pembersih, pembersih multi-permukaan dan deterjen cucian memiliki risiko lebih besar.

Penelitian yang dilakukan oleh tim di Universitas Simon Fraser di Kanada, menemukan bahwa anak-anak itu memiliki risiko 35 persen lebih besar terkena asma atau mengi pada usia tiga tahun, dibanding dengan orang tua yang jarang menggunakan produk tersebut.

Produk yang diketahui berkorelasi tertinggi adalah produk beraroma atau yang disemprot.

Para peneliti, yang mempublikasikan temuan mereka di Canadian Medical Association Journal, menjelaskan bahwa bahan kimia dalam pembersih dapat merusak lapisan pernapasan tubuh dengan memicu sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan peradangan.

Penyakit Asma (Shutterstock)
Penyakit Asma (Shutterstock)

Mereka juga menyarankan bahwa zat tersebut dapat mengubah mikrobioma bakteri anak.

Profesor Tim Takaro, yang memimpin penelitian ini mengatakan bahwa sebagian besar bukti menghubungkan asma dengan penggunaan produk pembersih berasal dari orang dewasa.

"Studi kami mengamati bayi, yang biasanya menghabiskan 80 hingga 90 persen waktunya di dalam ruangan dan sangat rentan terhadap paparan bahan kimia melalui paru-paru dan kulit karena tingkat respirasi yang lebih tinggi dan kontak teratur dengan permukaan rumah," jelasnya.

Penelitian dilakukan dengan meminta orang tua untuk mengisi kuesioner tentang seberapa sering mereka menggunakan produk pembersih tertentu. Anak-anak kemudian dinilai pada usia tiga tahun untuk berbagai masalah pernapasan dan penyebab umum alergi lainnya.

Baca Juga: Turis Belanda Meninggal Mendadak di Denpasar, Sempat Batuk dan Sesak Napas

Para peneliti juga memperhitungkan riwayat asma orang tua, pendapatan rumah tangga dan paparan terhadap merokok atau hewan peliharaan di rumah, serta jamur atau kelembapan yang terlihat di properti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI