Semakin Menyebar, Covid-19 Pertama di Amerika Latin Terkonfirmasi di Brazil

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Kamis, 27 Februari 2020 | 17:18 WIB
Semakin Menyebar, Covid-19 Pertama di Amerika Latin Terkonfirmasi di Brazil
Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 mulai menyebar lebih jauh dari pusatnya di Asia, tepatnya di Wuhan, China.

Seorang lelaki asal Brazil berusia 61 tahun terkonfirmasi terjangkit virus corona Covid-19 pada Rabu (26/2/2020). Ia dilaporkan baru saja pulang bepergian dari Italia, menjadikannya sebagai kasus pertama virus corona di Amerika Latin.

"Sekarang kita akan melihat bagaimana virus ini bekerja di negara tropis di tengah musim panas, bagaimana polanya nanti," kata Menteri Kesehatan Brazil, Luiz Henrique Mandetta, di sebuah konferensi pers, seperti dikutip NBC News.

Lelaki ini dilaporkan menghabiskan waktu selama dua minggu di Italia bagian utara untuk kunjungan kerja, dan pihak Kementerian Kesehatan Brazil menyebutnya ia tertular virus tersebut di sana.

Daerah tersebut bernaama Lombardy, yang beberapa waktu lalu disebutkan sebagai pusat penyebaran wabah corona Covid-19 di Italia. Sejumlah ratusan kasus tercatat di sana dan juga beberapa korban tewas.

Menurut Kementerian Kesehatan Brazil, lelaki tersebut mulai menunjukkan gejala-gejala yang terkait dengan corona Covid-19, seperti batuk kering, tenggorokan sakit, dan gejala flu.

Otoritas Brazil mengatakan pada Selasa (25/2/2020) malam, bahwa tes laboratorium pertama menunjukkan positif corona Covid-19, dan kini menanti tes kedua untuk memastikan ulang.

Kini lelaki tersebut sudah dalam kondisi stabil dan sedang diisolasi di rumahnya di Sao Paulo. Agensi kesehatan Brazil, Anvisa, sedang berusaha melacak semua orang yang melakukan kontak dengannya, baik yang berada di rumah sakit, di rumah, dan di pesawat pulang ke Brazil.

Terkait penyebaran yang semakin meluas, Brazil mengadopsi langkah pencegahan dengan memperluas kriteria analisis suspek kasus di hari Senin lalu.

Kementerian Kesehatan Brazil telah menetapkan bahwa orang yang mengalami demam dan gejala flu sepulangnya dari Italia dan enam negara lainnya, harus disebut sebagai suspek. Enam negara tersebut adalah Jerman, Prancis, Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Unit Emirat Arab, dan Filipina.

Sementara negara yang sedang dalam pantauan adalah China, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Korea Utara, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Proses Evakuasi 68 ABK Diamond Princess dari Yokohama Jepang

Begini Proses Evakuasi 68 ABK Diamond Princess dari Yokohama Jepang

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 16:07 WIB

Anggap Wabah Corona Covid-19 Bisa Ditangani, WHO Enggan Pakai Kata Pandemi

Anggap Wabah Corona Covid-19 Bisa Ditangani, WHO Enggan Pakai Kata Pandemi

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:55 WIB

8 Kali Hasil Tes Negatif, Wanita Ini Didiagnosis Positif Corona Covid-19

8 Kali Hasil Tes Negatif, Wanita Ini Didiagnosis Positif Corona Covid-19

Health | Kamis, 27 Februari 2020 | 13:28 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB