Gara-gara Kecanduan Tanning, Perempuan Ini Kehilangan Satu Telinganya

Risna Halidi Suara.Com
Kamis, 27 Februari 2020 | 23:13 WIB
Gara-gara Kecanduan Tanning, Perempuan Ini Kehilangan Satu Telinganya
Ilustrasi telinga. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang perempuan berusia 44 tahun terpaksa kehilangan satu daun telinganya karena diagnosis melanoma. Dia adalah Anthea Smith, perempuan asal Bolton yang menderita melanoma atau kanker kulit akibat 'kesalahannya sendiri'.

Saat berusia 14 tahun, Anthea kecanduan menggelapkan kulitnya dengan melakukan tanning menggunakan alat yang disebut sunbed tanpa tahu risiko dari penggunaan alat tersebut.

Anthea Smith kehilangan satu telinga karena melanoma (Dok. ITV)
Anthea Smith kehilangan satu telinga karena melanoma (Dok. ITV)

Hingga pada 2010 saat ia menginjak usia 34 tahun, Anthea melihat sebuah titik menjendol berwarna merah di telinganya. Tapi dokter  mengatakan bahwa kemerahan di telinga Anthea hanya sebuah kutil.

Lima tahun kemudian atau pada 2015, Anthea kembali memeriksakan tonjolan aneh ditelinganya tersebut dan dirujuk ke dokter kulit ahli bedah.

Saat itu, 'kutil' sudah berubah menjadi borok berwarna kecoklatan. Dokter lalu melakukan biopsi darurat dan mendiagnosis ibu dua anak tersebut dengan melanoma stadium 3C pada Juli 2015.

Dua operasi dilakukan untuk mengangkat melanoma yang mengakibatkan Anthea kehilangan telinga bagian dalam, kelenjar getah bening, tragus, kelenjar ludah dan tulang temporal.

Berbicara kepada BBC, Anthea mengaku bahwa dulu ia sangat kecanduan memiliki kulit coklat dan melakukan tanning. "Saya kecanduan berkulit coklat dan tanning terutama menggunakan sunbed karena hasilnya lebih cepat," kata Anthea seperti yang Suara.com kutip di Metro.co.uk.

Selain kehilang satu telinganya secara fisik, Anthea juga didiagnosis harus kehilangan pendengarannya sebelah. Kini dirinya sadar bahwa tak ada yang sepadan hanya demi mendapatkan kulit coklat.

Lalu apa saja tanda dari melanoma? Menurut NHS tanda paling umum dari melanoma adalah munculnya tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang ada. "Tahi lalat bisa lebih besar dari biasanya dan bisa juga gatal serta berdarah," tulis NHS.

Baca Juga: Viral Aksi Begal Payudara di Surabaya, Pelaku Incar Mahasiswi dan Pelajar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI