Corona Covid-19 Mudah Menular, Ini yang Harus Pemerintah Lakukan!

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 17:15 WIB
Corona Covid-19 Mudah Menular, Ini yang Harus Pemerintah Lakukan!
Sejumlah pekerja menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Corona Covid-19 Mudah Menular, Ini yang Harus Pemerintah Lakukan 

Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) meminta pemerintah Indonesia bergerap cepat dalam penanganan virus Corona Covid-19. Sebab, penyakit ini ditularkan oleh virus yang mudah menular.

Anggota IAKMI yang juga ahli epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Dr Syahrizal Syarif, MPH, mengatakan angka keganasan virus corona memang hanya dua persen, namun satu orang pasien bisa menyebarkan virus ke dua hingga tiga orang sekaligus.

"Kalau tidak ada penanganan cepat seperti yang China lakukan kita akan mengalami problem besar," jelas Syahrizal ditemui di Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Ia memaparkan bahwa misalnya dari 100 orang yang positif Covid-19, 84 persen di antaranya hanya mengalami gejala batuk pilek biasa. Kemudian dari 100 orang tersebut hanya 16 orang yang membutuhkan perawatan serius.

"Dari 16 ini juga nanti yang masuk icu 4 orang. Dari 4 orang ini yang meninggal nanti dua orang. Yang meninggal ini mereka yang usianya di atas 65 tahun ada penyakit penyerta, ada penyakit jantung, ada diabet," paparnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa virus corona tidak bisa dianggap enteng. Sebab jumlah penyebarannya yang lebih luas dan cepat dibandingkan MERS dan SARS.

Saat wabah MERS terjadi, lanjut Syahfizal, selama delapan tahun kasus yang tercatat sebanyak dua ribu. Sementara virus SARS selama delapan bulan menyebar dlaam delapan ribu kasus.

Ilustrasi penggunaan masker untuk menekan risiko terinfeksi virus corona Wuhan, China. (Shutterstock)
Ilustrasi penggunaan masker untuk menekan risiko terinfeksi virus corona Covid-19. (Shutterstock)

Jumlah tersebut berbeda jauh dengan angka kasus virus corona yang mewabah sejak akhir 2019 dan tercatat telah mencapai 80 ribu.

Terakhir, Syahrizal menegaskan bahwa jamu tidak bisa menjadi minuman pencegah masuknya virus corona ke dalam tubuh. Minuman herbal itu setidaknya hanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

"Tidak benar itu bisa mencegah corona masuk ke dalam tubuh kita. Yang benar dengan sistem kekebalan kita kalau pun terkena nantinya gejala klinisnya tidak akan parah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Terkait Pesan Berantai Diduga Pasien Covid-19, Ini Jawaban Kemenkes

Health | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:55 WIB

Bukan Pria, Media Jepang Sebut WNI Tertular Corona dari Seorang Wanita

Bukan Pria, Media Jepang Sebut WNI Tertular Corona dari Seorang Wanita

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:34 WIB

5 Langkah Mencegah Penularan Virus Corona Menurut Spesialis Paru RSA UGM

5 Langkah Mencegah Penularan Virus Corona Menurut Spesialis Paru RSA UGM

Jogja | Selasa, 03 Maret 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB