3.000 Meninggal karena Corona Covid-19, Cara Mengolah Jamu Antivirus

M. Reza Sulaiman

Selasa, 03 Maret 2020 | 21:55 WIB
3.000 Meninggal karena Corona Covid-19, Cara Mengolah Jamu Antivirus
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - 3.000 Meninggal karena Corona Covid-19, Cara Mengolah Jamu Antivirus

Tak hanya di Indonesia, virus Corona Covid-19 masih merajalela di dunia. Terbaru, 3.000 orang lebih meninggal karena penyakit pernapasan ini.

Cara pencegahan virus Corona Covid-19 pun ramai dibicarakan, mulai dari penggunaan hand sanitizer, masker, hingga resep jamu antivirus asli Indonesia.

Nah, dirangkum Suara.com, berikut daftar 5 berita kesehatan menarik hari ini Selasa (3/3/2020) yang bisa Anda baca seputar virus Corona Covid-19.

1. Update Corona Covid-19: 90.441 Total Kasus Infeksi, Korban Meninggal 3.119

Indonesia Positif Corona Covid-19. (Shutterstock)
Indonesia Positif Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sejak ditemukan pasa Januari 2020, virus corona Covid-19 masih terus mengkhawatirkan dengan penyebarannya yang semakin cepat dan luas.

Virus corona covid-19 kini dilaporkan telah menjangkiti 76 negara dan satu kapal pesiar Diamond Princess. Menurut data worldometers.info pada tanggal 3 Maret 2020 pukul 08.05 WIB, sejumlah 90.441 total kasus infeksi tercatat dengan kematian mencapai 3.119 jiwa.

Baca selengkapnya

2. Tak Cuma Direbus, Ini Cara Mengolah Herbal Antivirus Menurut Pakarnya

baca juga
Ilustrasi kunyit. [shutterstcok]
Ilustrasi kunyit. [shutterstcok]

Virus corona kini tercatat telah menjangkiti 76 negara, termasuk Indonesia. Virus yang secara resmi ditemukan pada bulan Januari ini telah ditetapkan sebagai kegawatdaruratan internasional oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Salah satu guru besar biologi molekular Universitas Airlangga Surabaya, Prof. C.A. Nidom, berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk dapat mengonsumsi rempah-rempah asli Indonesia seperti temulawak, jahe, dan kunyit yang mengandung sitokin untuk bisa menangkal virus itu masuk ke dalam tubuh.

Baca selengkapnya

3. Langka akibat Corona Covid-19, Harga Masker Bedah Tembus Rp 15 Juta!

Ilustrasi masker. (Shutterstock)
Ilustrasi masker. (Shutterstock)

Meski sudah diinformasikan bahwa masker bedah lebih bermanfaat bagi orang yang sudah sakit, orang sehat pun berbondong-bondong memburu masker bedah. Terlebih kini dinyatakan ada dua WNI positif corona Covid-19.

Tak heran, hal ini membuat masker bedah langka di mana-mana. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

12 Warga Indonesia Pembawa WN Singapura Positif Corona Dikarantina di Kapal

12 Warga Indonesia Pembawa WN Singapura Positif Corona Dikarantina di Kapal

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 21:29 WIB

Kemenkes Minta ke Pemda Agar Penyampaian Informasi Virus Corona Satu Arah

Kemenkes Minta ke Pemda Agar Penyampaian Informasi Virus Corona Satu Arah

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 20:52 WIB

Simulasi Pencegahan Virus Corona di Pelabuhan Tanjung Priok

Simulasi Pencegahan Virus Corona di Pelabuhan Tanjung Priok

Foto | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×